Menes Tahun 80-an (catatan mang Huri)

  • 29 April, 2017  12:15:24 

  • 20170429_120840
    Ahmad Huriyyudin (Doc/Pribadi)

    Oleh : Ahmad Hurriyudin*

    Pertama kali menginjakkan kaki di Menes pada 1983, saya hanya bisa terpana. Bukan hanya karena melihat gedung Perguruan MA Pusat yg bertingkat dengan iringan siswa dalam pakaian yg necis, tetapi juga dengan suasana kampus yg terkesan islami dan penuh suasana keilmuan.

    Menes saat itu begitu menyihir. Betapa tidak. Di kota kecamatan itu terdapat 5 perguruan Islam, sementara di kecamatan saya di Cisiih (Panggarangan) hanya ada 1 MTs MA, itu pun dengan kondisi yg nyaris ala kadarnya.

    Persis di depan perguruan pusat MA di Simanying terdapat perguruan Ahlus. Sekitar 1 km ke arah pasar, ada Malnu. Di sekeliling alun2 ke arah Jiput, tidak jauh dari kantor kecamatan, berdiri Perguruan Nurul Amal. Lalu, di depan jalan raya ke arah Labuan, ada Anwarul Hidayah. Total jenderal, di kecamatan Menes, dan dalam jarak yang nyaris rapat, ada 5 (lima) perguruan yang menyediakan jenjang dan jalur pendidikan yg sama: MI, MTs, dan Aliyah. Belum lagi di kampung kecil Kananga, saya juga menemukan Madrasah Tsanawiyah dan Pondok pesantren, sekaligus dengan Madrasah Aliyah!

    Baca juga :  Kemenag dan Australian Technology Network Bahas Makanan Halal pada IIRE 2017

    Pikiran pendek saya waktu itu sederhana: dari mana perguruan2 itu mendapatkan murid? Bagaimana pula cara orang2 Menes memilih sekolah? Sebab para guru di MTs MA Cisiih tempat saya sekolah sepertinya harus berjibaku menarik siswa, karena bersaing ketat dengan SMP PGRI yang ada saat itu.

    Tapi di Menes ada lima perguruan yang sama2 hidup dan maju, dengan komunitas pendukung masing2 dalam jumlah yg signifikan. Belum lagi saya menyebut sekolah umum (SMP dan SMA) yg ikut meramaikan suasana Menes sebagai Kampung Pelajar.

    Rupanya sudah jauh sebelum Orde Baru masyarakat Menes dimanjakan oleh fasilitas pendidikan yg berlimpah. Maka kelewatan kalau masih ada orang Menes yang “odob”….

    Baca juga :  Direktur Pembinaan SMK Kemendikbud Meninggal Dunia

    *Alumnus MTs Mathla’ul Anwar Cisiih, Lebak.

     

    1,824 total views, 2 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial