Cerita Di Balik Wakaf Mesjid dan Islamic Center

  • 07 July, 2017  22:19:30 

  • Hj Serli Andriani bersama Suaminya, H Herwansyah (Doc/Pribadi)

    Pandeglang, mathlaulanwar.or.id- Pengembangan pendidikan Mathla’ul Anwar (MA) di sekitar Perguruan MA Menes mendapat perhatian khusus dari alumninya. Baru baru ini MA mendapatkan wakaf dari salah satu alumni dan keluarganya sebidang tanah dan rencananya akan dibangun Islamic Center, di mana di dalamnya akan ada lembaga pendidikan untuk masyarakat yang tidak mampu. Di samping itu MA juga telah mendapatkan wakaf tanah dari masyarakat yang notabene alumnus sekaligus pengabdi di MA alumnus Pesantren Tahfidz untuk tingkat Aliyah.

    Rencananya, peletakan batu pertama untuk pembangunan Islamic Center  yang letaknya di pinggir jalan nasional kurang lebih dua kilo meter dari Perguruan MA Pusat Menes kearah barat, akan dilakukan pada Sabtu 08/07 oleh Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar.

    Redaksi berkesempatan berbincang dengan  wakif  lahan mesjid dan Islamic Center yang juga rencananya sekaligus menanggung biaya pembangunannya, Ibu Hajah Serli Andriani satu Alumnus MI Mathla’ul Anwar dan MTs MA angkatan 91, pada Jum’at 07/07 di Menes.

    Ia menceritakan kepada redaksi sebenarnya awalnya ia bersama suaminya mau membangun mesjid. Niat tersebut sudah dari  5 tahun yang lalu, jadi tanahnya disiapkan untuk  untuk mesjid. Namun karena tempatnya jauh dari perkampungan, niat tersebut diurungkan dulu. Baru tahun kemarin Ia bertemu dengan rekan rekan seangkatan MTs MA 91 dalam reuni yang sudah hampir 25 tahun  tidak bertemu.

    Baca juga :  Silaturahmi Nonton Film Surga Menanti, Karya Sineas Mathla'ul Anwar

    Niat ia dan suaminya ia sampaikan  kepada rekan rekan sengkatannya.  Ternyata di luar dugaan, teman temannya menyarankan mengapa niatnya tidak disandingkan dengan pesantren tahfidz Quran Mathla’ul Anwar yang dipimpin KH Lili Nahriri. Akhirnya saran tersebut ia rundingkan bersama suaminya.

    Ibu Serli, secara pribadi merasa banyak hal yang telah diberikan oleh Mathla’ul Anwar selama ia mengenyam pendidikan di MA. Hal ini yang membuat ia bangga sebagai alumni bahwa ilmu ilmu yang ia dapatkan sangat bermanfaat selama menjalani hidup, terutama ilmu agama.

    Akhirnya proses demi proses dijalani termasuk menjalin silaturahim dengan Pengurus Besar Mathla’ul Anwar terkait niat ia bersama suaminya. Niat tersebut mendapat respon positif dari PBMA, untuk saling bersinergi.  Akhirnya Ia bersama suaminya menambah lahan, dan Alhamdulillah semua lancar beberapa lahan disekitar yang sudah dibeli berhasil dibebaskan serta Insya Allah akan terus ia perluas.

    Baca juga :  DPD Pantau Persiapan Haji di Madinah

    Setelah melakukan komunikasi yang cukup intensif dengan PBMA disepakati Mesjid yang akan dibangun akan disematkan  nama suaminya H.Herwansyah. Sementara Islamic Center akan bernama Mathla’ul Anwar. Ia bersama suaminya berencana mendorong di dalamnya ada sekolah Tahfiz Quran plus Enterpreneur.

    “Saya bercita-cita ingin membangun dan mengembangkan generasi yang bukan saja kemampuannya hafidz maupun hafidzah tapi mereka pun bisa survive di kehidupan yang semakin global” tuturnya

    Lahan yang rencana akan dibangun (doc/any)

    Ia menambahkan sebenarnya di sekolah Tahfiz itu di peruntukan untuk anak anak yang berkemampuan  dan berkeinginan kuat untuk sekolah. Di situ saya berfikir untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat tidak mampu dan Insha Allah gratis.

    “Yang pasti lahan tersebut akan dibangun mesjid dan Islamic Centre di lahan 3500m2-4000m2” tambahnya.

    Ke depannya ia juga merencanakan untuk umum dan pengelolaannya masih didiskusikan antara Paguyuban Alumni MTs MA angkatan 91 (Palma 91) dengan pihak Perguruan MA pusat Menes dan PBMA. Ia bersama suaminya akan ikut saja saat pengelolaan dan pelaksanaannya.

    Baca juga :  Daftar Anggota KPU dan Bawaslu-RI Terpilih

    “Saya juga berfikir perlu adanya lembaga pendidikan setingkat awal rencana SD, tapi kemarin saya berfikir perlu ada pendidikan setingkat taman kanak kanak tapi belum kami diskusikan” jelasnya

    Ia sangat bangga dengan pendidikan Mathla’ul Anwar ternyata hampir dari kehidupannya selama berumah tangga apalagi setelah memiliki anak bisa diaplikasikan ajaran-ajaran pendidikan dari MA.

    “walaupun saya cuma dari TK,SD,Tsanawiyah saja di MA, SMA saya negeri, namun yang melekat  adalah  pelajaran Tsanawiyah yang benar-benar sampe sekarang nempel di dalam diri saya. Alhamdulillah saya memilki 4 anak dan semuanya sekolah di Al-Azhar dan saya sangat bangga ternyata pendidilan di MA tidak kalah dengan Al-Azhar, malah mungkin lebih bagus cuma karena sekolah MA kebanyaka di daerah saja” tutur angkatan MTs 91.

    Ia juga menceritakan bahwa anak pertamanya sudah kuliah dan mengambil jurusan kedokteran. Kedepannya ia ingin berpartisipasi di Mathla’ul Anwar dan kedepan ia  mau buktikan kalo MA lebih baik dalam hal pendidikan. (Don)

    1,734 total views, 2 views today

    Please follow and like us:

    One comment

    1. Didi Ubaidillah

      Assalamualaikum wr.wb.
      Alhamduliillah terima kasih kepada Hj. Sherly Andriani dan keluarga yang dengan ikhlas mewakafkan tanahnya dan membangun gedung ibadah dan pendidikan di kota kelahiran kami. Niat yang baik untuk menyediakan fasilitas dan pendidikan d dalamnya telah lama menjadi impian dan harapan kami terutama kalangan yang tidak mampu. Semoga semua amal ibadah Hj. Sherly dan keluarga menjadi sebuah tabungan di akhirat dan mendapat balasan yang setimpal di dunia dan akhirat.
      Sekali lagi terima kasih…
      Wassalamualaikum wr.wb

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial