Profil KH.Oke Setiadi Anggota Amirul Hajj dari Mathla’ul Anwar

  • 02 September, 2017  23:59:06 

  • mathlaulanwar.or.id- Alhamdulillah sebagai kepercayaan pemerintah dan Kementerian Agama Republik Indonesia atas Organisasi Islam Mathla’ul Anwar (MA), untuk kedua kalinya, pada tahun 2017 ini MA diberikan amanah sebagai anggota Amirul Hajj Indonesia yang dipimpin oleh Menteri Agama KH Lukman Hakim.

    Sebagai wakil dari MA, dipercaya KH.Oke Setiadi, M,Sc, beliau merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) MA periode kepengurusan KH.Sadeli Karim.

    Selama di tanah suci, beliau memiliki tugas bersama dengan anggota Amirul Hajj untuk memastikan proses ibadah haji berjalan dengan lancar, tertib dan aman. Agenda beliau utamanya adalah melakukan monitoring dan koordinasi berbagai persiapan panitia haji, peninjauan lokasi penginapan jamaah, koodinasi internal dengan stakeholder pelaksanaan ibadah haji 2017, peninjauan perusahaan katering dan layanan transpotasi, serta kegiatan lainnya bersama dengan Amirul Hajj.

    Baca juga :  MTQ ke IX Prov Banten Siap di Gelar di Hotel Marbela

    KH.Oke Setiadi, Msc, menyelesaikan program master di International Institute of Islamic Economic Islamabad Pakistan, gelar S1 beliau diperoleh dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Aktivitas sehari-hari beliau disamping di organisasi MA adalah pengusaha bidang transportasi.

    Beliau sangat aktif di berbagai kegiatan sosial dan pendidikan, bersama MA beliau banyak memberikan kontribusi untuk umat melalui kegiatan dakwah,sosial dan pendidikan. Keterlibatan beliau dengan Ormas MA tak lepas dari keterikatan keluarga beliau dengan MA, dimana kakek beliau. alm KH. Chamdani adalah pengurus salah satu Madrasah Math’laul Anwar yang berada di Kecamatan Labuan Banten.

    Ada cerita menarik, dimana nenek beliau merupakan pengumpul dana untuk Madrasah MA tersebut, karena sebagaian besar warga sekitar adalah nelayan dan petani, cukup banyak yang menyumbang dalam bentuk recehan, uang tersebut oleh nenek beliau tidak ditukarkan dengan uang baru, tetap saja dibiarkan dalam bentuk recehan, alasannya agar setiap donatur mendapatkan pahala sesuai sumbangannya (jumlah recehan yang disumbangkan) serta agar menghargai pemberian dari donatur sekecil apapun.  Sampai saat ini salah satu keluarga beliau masih ada yang aktif menjadi pengurus Madrasah MA dan aktif di pengajian MA di Labuan.

    Baca juga :  Gempa kembali goyang Mentawai

    Disamping kakeknya, buyutnya juga merupakan pejuang MA, yang terus secara tawadhu mencerdaskan bangsa, buyut beliau diberi tugas oleh MA untuk melakukan dakwah di Provinsi Lampung, hingga akhirnya mendirikan pesantren MA di Lampung dan terus berdakwah di Lampung hingga akhir hayatnya.

    Selama berugas beliau juga menyempatkan bersilaturahim dengan warga MA yang melaksanakan ibadah haji (KH. Hamdi Rafiudin, perwakilan MA Eropa, KH Sadeli Karim dan warga MA lainnya). Pertemuan tersebut menghasilkan  rencana untuk mendirikan perwakilan MA di Arab Saudi.  Barokallah.

     

     

     

     

     

     

    738 total views, 4 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial