Siapa Saja di Balik Deklarasi Balfour

  • 04 November, 2017  16:37:12 

  • 6. Mark Sykes
    Lahir: London, 1879
    Wafat: Paris, 1919

    Dikenal untuk coauthoring, bersama dengan Francois Georges-Picot, kesepakatan Anglo-French yang terkenal untuk membagi Timur Tengah setelah Perang Dunia I, keterlibatan Mark Sykes dalam Deklarasi Balfour sering diabaikan.

    Sementara dukungannya untuk proyek Zionis datang terlambat, Sykes menjabat sebagai saluran utama antara Chaim Weizmann dan rekan-rekannya aktivis Zionis, dan pemerintah Inggris.

    Dia bertugas sebagai asisten sekretaris di Kabinet Perang untuk mengawasi urusan Timur Tengah dan yakin bahwa sebuah pemukiman Yahudi di Palestina akan memastikan kepentingan kekaisaran Inggris dan meminimalkan pengaruh Prancis di sana.

    Sykes sangat terlibat dalam negosiasi yang mengarah pada Deklarasi tersebut.

    Baca juga :  Hadiri Rakerwil MA Banten, Zulkifli Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan

    Dia dikreditkan dengan mengarahkan Nahum Sokolow, seorang Zionis Polandia dan diplomat, untuk meyakinkan Prancis agar membawa Palestina di bawah kendali Inggris setelah perang dan mengatur agar dia bertemu dengan pihak kepausan di Roma.

    Dalam otobiografinya, Weizmann menulis bahwa Sykes, dalam sebuah pertemuan dengan sekelompok Zionis pada tahun 1917, mengatakan bahwa “gagasan tentang Palestina Yahudi memiliki simpati penuh”.

    Pada tanggal 31 Oktober 1917, Kabinet menyetujui kata-kata terakhir Deklarasi tersebut. Sykes dikatakan telah muncul, memanggil “Dr Weizmann, ini anak laki-laki!”

    1,682 total views, 12 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial