Daya Tarik Mathla’ul Anwar di IIEE 2017

  • 22 November, 2017  18:10:28 

  • Mathla’ul Anwar turut berpartisipasi dalam ajang International Islamic Education Expo (IIEE) 2017, yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama Republik Indonesia.

    IIEE yang dilaksanakan pada tanggal 21-24 November 2017 di ICE BSD Serpong mengusung tema Islam untuk Perdamaian Dunia dimeriahkan oleh berbagai peserta pameran, baik Organisasi Masyarakat, Lembaga Pendidikan Islam, dan Organisasi Mitra Departemen Agama.

    Sebagai Organisasi Masyarakat, Mathla’ul Anwar (MA) ikut berpartisipasi dalam hajatan tahunan Departemen Agama. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan profil Mathla’ul Anwar, memperkenalkan lembaga pendidikan di bawah mathla’ul Anwar, menampilkan kreativitas dan produk siswa, menampilkan produk usaha MA.

    Lalu apa daya tarik mathla’ul Anwar di IIEE?
    Ada hal yang tidak diduga oleh panitia dan pengelola stand MA, sejak awal dibuka pameran ini, terlihat pengunjung memadati stand, sampai-sampai panitia bertanya ada apa sebenarnya di stand ini? Sedikitnya ada beberapa hal yang menjadi daya tarik, yaitu:

    Baca juga :  PWMA Jateng berlari, Targetkan bentuk 35 PDMA Kabupaten dan Kota

    1. souvenir pameran. Stand MA memberikan souvenir berupa goody bag “kanderon” asli dari daerah banten yang terbuat dari daun pinang. Tas ini menurut pengunjung terlihat unik, khususnya bagi pengunjung yang berasal dari luar banten.
    2. Produk-produk pameran yang semuanya hand made. Artinya menampilkan sebuah karya yang bagus. Ada gula merah, ada sabun cuci piring, pupuk organik dan gelas dari bambu. Malah yang tidak disangka untuk sabun cuci piring langsung habis 40 botol (150 ml) dalam 2 jam sejak stand dibuka.
    3. Ada karya literasi penerbitan buku. Buku profil MA yang include dengan souvenir tas “kanderon” dan literasi hasil karya siswa yaitu antologi cerpen UNLIGIC.
    4. Penampilan seni berupa rampak bedung dan seni bebeluk. Mungkin kalau rampak bedung sudah familiar kita lihat dan tonton, namun untuk seni bebeluk atau barjanji hampir punah karena ditinggalkan oleh generasi muda.

    Baca juga :  Inginkan Tata Kelola Wakaf yang Lebih Baik, BWI Selenggarakan Seminar Internasional dan Public Hearing Mengenai Waqf Core Principles

    “Saya penasaran untuk booth MA karena ingin tahu MA, dan saya lihat di sini banyak produk hasil buatan tangan, dan itu menarik” ucap Bapak Saifullah dari IAIN Gorontalo saat berkinjung ke stan MA.

    Selama empat hari ke depan, stand MA diharapkan bisa memberikan informasi dan pelayanan yang baik kepada pengunjung, dan menjalin silaturahmi keislaman untuk Islam Rahmatan Lil ‘Alamin. (Neneng Elyati)

    158 total views, 2 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial