Thursday , 22 October 2020

Husnan Bey Fananie Bicara di Konperensi PBB: Rakyat Indonesia Tak Terima Masjid Aqsa Ditutup!

  • 27 July, 2017  14:04:32 

  • BAKU – Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Dubes RI Baku, Husnan Bey Fananie berhasil mendorong dikeluarkannya Komunike Konperensi PBB yang mengecam penutupan Mesjidil Aqsa dan pelarangan sholat Jumat oleh Israel.

    Komunike Konperensi PBB mengenai Jerusalem yang diselenggarakan di Baku, Azerbaijan, tanggal 20-21 Juli 2017 tersebut secara keras mengecam kebijakan Israel yang terang-terangan melanggar hukum internasional, dan status quo terhadap Mesjidil Aqsa yang menjadi kesepakatan dan dihormati selama ini.

    “Penutupan Mesjidil Aqsa oleh Israel adalah bentuk agresi yang sembrono dan terhadap hak azasi warga Palestina termasuk hal beribadah, yang kian menampakkan wajah buruk dan kejam pendudukan oleh Israel yang illegal dalam segala hal. Dari perspektif apapun, Pemerintah dan rakyat Indonesia tidak dapat menerima hal ini. Karenanya kita
    mengecam keras dan kita harus menentangnya!” Demikian ujar Dubes Husnan.

     Mengingat aksi Israel yang telah memancing kekerasan dan timbulnya korban di sisiwarga Palestina, dalam berbagai pernyataan yang disampaikan oleh delegasi peserta,terdapat dorongan kuat agar masyarakat internasional dapat memberikan tekananterhadap Israel untuk segera menghentikan aksi sepihaknya.

    Ketua Konperensi tersebut, Dubes Rafael Ramirez dari Venezuela, yang mewakili negara-negara anggota Komite Palestina PBB menegaskan bahwa Komite Palestina PBB akan terus mendukung rakyat Palestina hingga  mendapatkan kemerdekaan, kebebasan, dan kedaulatannya.

    Baca juga :  Kasubdit Bina Masyarakat BNPT: Kaum Muda Mathlaul Anwar Harus Bijak Bermedsos

    Konperensi mengenai Palestina yang diselenggarakan di Baku tersebut,diselenggarakan oleh Organisasi Konperensi Islam dan Komite Palestina PBB, guna meningkatkan kepedulian masyarakat internasional terhadap situasi politik, ekonomi, dan hak-hak sosial budaya warga Palestina dalam pendudukan, serta mendorong
    tercapainya keadilan, perdamaian, dan keamanan bagi rakyat Palestina.

    Demikian ditambahkan Achsanul Habib, Minister Counselor PTRI New York, yang hadir sebagaia nggota Delegasi Indonesia.

    Sementara itu, Wakil Tetap/Dubes RI di PBB di New York, Dian Triansyah Djani, yang juga merupakan Wakil Ketua Komite Palestina di PBB menyatakan bahwa tindakan Israel merupakan pelanggaran berulangkali terhadap resolusi DK PBB dan Hak asasi Manusia yg tidak dapat ditolerir.

    Konperensi tersebut dihadiri oleh sekitar 50 negara anggota PBB yang berkedudukan di Baku, organisasi internasional di bawah PBB, perwakilan pemerintah dan rakyat Palestina, LSM internasional, Media Massa dan kalangan perguruan tinggi.

    Baca juga :  Santri MDTA MA Sumurbatu Wakili Pandeglang di Porsadin Banten

    Konperensi dibuka tanggal 20 Juli 2017 oleh Asisten Sekjen PBB, Miroslav Jenca, Dubes Keliling Azerbaijan, Mr. Shahin Abdullayev, dan Asisten Sekjen OKI, Mr. Samir Bakr.

     

    tribunnews.com

     976 total views,  2 views today

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial