Para Perawi Hadits

  • 09 November, 2017  18:03:58 

    1. IMAM AN-NASA’I (215-303 H / 830-915 M)

    An-Nasa’i memiliki nama lengkap Abu Abdir Rahman Ahmad bin Syu’aib an-Nasa’i bin bin Sinan. Sementara nama panggilannya adalah Abu Abdul Rahman An-Nasa’i. Beliau lahir di Nasa ‘, Khurasan 215 H / 830 M. Seorang ahli hadits ini memilih Mesir sebagai tempat menyiarkan hadit-hadits. Beliau memiliki keahlian dalam bidang hadits dan ahli fiqih dalam mazhab Syafi’i. Di kota Damaskus ia menulis kitab Khasais Ali bin Abi Thalib (Keistimewaan Ali bin Abi Thalib). Sedangkan karya-karyanya yang lain yaitu:

    • Seperti Sunan Al Kubra (Sunan-sunan yang Agung).
    • Seperti Sunan Al Mujtaba (Sunan-sunan Pilihan).
    • Kitab At Tamyiz (Pembeda)
    • Kitab Ad Du’afa (Tentang Orang-orang Kecil).
    • Khasa Amir Al Mu’minin Ali bin Abi Thalib.
    • Manasik Al Hajj (Cara Ibadah Haji).
    • Tafsir

    Dari kitab-kitab tersebut, As-Sunan Al Kubra merupakan karya terbesarnya. Beliau memiliki guru-guru dalam bidang hadits antara lain: Qutaibah bin Sya’id, Ishaq bin Ibrahim, Ahmad bin Abdul Amru bin Ali, Hamid bin Mas’adah, Imran bin Musa, Muhammad bin Maslamah, Ali bin Hajar, Muhammad bin Mansyur, Ya’kub bin Ibrahim, dan Haris bin Miskin.

    An-Nasa’i dunia di Ramlah, Palestina dan dikuburkan di antara Shafa dan Marwah di Mekah pada hari Senin, 13 Safar tahun 303 H / 915 M pada usia 88 tahun.

    6. Imam Ibnu Majah

    3,713 total views, 6 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial