Dubes AS Untuk PBB diteriaki Berlumuran Darah oleh Mahasiswa University of Houston

  • 02 June, 2018  07:42:14 

  • Nikki Haley

    Mathlaulanwar,- Beredar potongan video di media sosial dengan durasi 1:03 menit, nampak Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley tengah berpidato di depan sebuah forum di University of Houston diteriaki oleh audiens yang nampaknya dari mahasiswa. Kejadian ini berlangsung pada hari Selasa (22/05) .

    Dalam protesnya, mahasiswa meneriakan tangan Nikki berlumuran darah warga Palestina.

    “Nikki Haley, darah berlumuran di tangan Anda,” ujar demonstran pertama yang meneriaki Nikki saat membuka kata sambutan.

    Mendapat interupsi yang tidak diduga itu, Haley tampak gugup sementara demonstran terus berteriak “Anda terus menandatangani genosida orang pribumi ” dengan sorakan keras dan cemoohan.

    “Nikki, Nikki tidak bisakah kamu lihat, kamu sedang melakukan pembunuhan besar-besaran!” kata sejumlah demonstran. Sementara demonstran lain meneriakkan “Haley, Haley, Anda tidak bisa bersembunyi Anda menandatangani genosida.”

    Baca juga :  Husnan Bey Fananie Bicara di Konperensi PBB: Rakyat Indonesia Tak Terima Masjid Aqsa Ditutup!

    Dilansir RT, Kamis (24/5/2018), Haley muncul sebagai pendukung setia Israel dalam perannya di PBB. Setelah Israel menewaskan lebih dari 60 warga Palestina pada demonstrasi Kepulangan Besar atau Great Return March pekan lalu, Haley membela tindakan tentara Israel yang disebutnya sebagai “pengekangan” pada pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB sebelum dia keluar dari ruangan ketika utusan Palestina Riyad Mansour mulai berbicara.

    “Nikki, Nikki, kau akan lihat, Palestina akan bebas!” Teriak para pengunjuk rasa. Haley tampak tidak nyaman sepanjang pidato dengan senyum kecil muncul wajahnya saat teriakan terus berlanjut.

    Demonstrasi berakhir dengan walkout dan tepuk tangan keras saat Haley terus berbicara. Ironisnya situasi tersebut, dengan protes terhadap dukungannya atas pembunuhan yang dilakukan Israel terhadap pengunjuk rasa di Gaza, tampaknya tidak dipedulikan oleh Halley.

    Baca juga :  Inggris menyerukan agar ada pertemuan PBB mengenai kekerasan di Myanmar

    “Meskipun mengganggu seperti itu mungkin, itu alasan untuk merayakan, karena suami saya dan saudara saya adalah veteran perang dan mereka berjuang untuk hak mereka untuk dapat melakukan itu,” ujarnya.

    Kelompok Pelajar untuk Keadilan di Palestina dan 12 kelompok lainnya merilis sebuah pernyataan yang menjelaskan masalah mereka dengan kehadiran Haley di universitas.

    “Tindakan jahat Nikki Haley sebelum dan selama waktunya sebagai duta besar untuk PBB menunjukkan diskriminasi terang-terangannya terhadap warga Palestina dan menutup mata terhadap ketidakadilan di seluruh dunia,” demikian disampaikan pernyataan tersebut.

    “Nikki Haley telah bekerja tanpa henti untuk memblokir investigasi Hak Asasi Manusia PBB atas kejahatan pembunuhan oleh tentara Israel di Gaza, yang menyebabkan 109 orang tewas dan ribuan lainnya terluka, termasuk anak-anak, perempuan dan orang cacat.

    Baca juga :  Apa Motif di Balik Krisis Rohingya?

    .

    396 total views, 2 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial