Mathla’ul Anwar Kecam UU Tanah Yahudi

  • 23 July, 2018  18:45:36 

  • Bendera Israel

    Mathla’ul-Anwar- Pengurus Besar Mathla’ul Anwar Mengecam Undang-Undang Tanah Yahudi yang disahkan oleh Parlemen Israel pada 19 Juli 2018. Sikap ini disampaikan oleh Ketua Bidang III Bidang Hubungan Luar Negeri PBMA, Ir. H. Andi Yudi Hendriawan di Gedung Al-Amanah Mathla’ul Anwar, di Jakarta, Senin (23/7).

    Ia berpendapat bahwa undang-udang tersebut telah mengabaikan hak historis orang Palestina, baik Muslim maupun Kristen.

    “Undang-udang tersebut berfungsi untuk melegitimasi pendudukan Israel dan kebijakan pemukimannya. Kebijakan yang didasarkan pada penolakan keberadaan dan sejarah orang Palestina di Israel,” kata Andi

    Andi Yudi Hendriawan

    Ada istilah “negara bangsa Yahudi” dalam Undang-Undang Tanah Yahudi yang disahkan oleh Parlemen Israel pada 19 Juli 2018. Undang-undang itu menganggap tanah Israel sebagai tanah air historis dari orang-orang Yahudi dan hak untuk melaksanakan penentuan nasib sendiri nasional di negara Israel adalah unik untuk orang-orang Yahudi.

    Baca juga :  Bupati Pandeglang : Universitas Mathla'ul Anwar Kampus Kebanggaan Masyarakat Banten

    Undang-undang itu juga menyatakan, bahasa Ibrani sebagai bahasa resmi dan menurunkan peringkat bahasa Arab hanya menjadi “status khusus”.

    Di bawah undang-undang tersebut, Israel memandang perkembangan permukiman Yahudi sebagai nilai nasional dan akan bertindak untuk mendorong dan mempromosikan pembentukan dan konsolidasi.

    Terkait dengan hal itu, Ia meminta Pemerintah Indonesia untuk menggalang solidaritas masyarakat Internasional untuk menolak  Undang-Undang Tanah Yahudi tersebut karena dapat mengganggu upaya penyelesaian konflik antara Israel dan Palestina secara damai.

    615 total views, 4 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial