Thursday , 11 July 2019

Empat Warga Palestina Tewas oleh Tentara Israel di Ramallah

  • 14 December, 2018  19:22:26 

  • Tentara Israel sering melakukan operasi penangkapan di Tepi Barat yang diduduki [Mohamad Torokman / Reuters]
    Mathlanews,-Empat warga Palestina telah tewas oleh pasukan Israel dalam operasi terpisah selama 24 jam terakhir di Tepi Barat yang diduduk tentara Israel dan mengumumkan kota Ramallah sebagai zona militer tertutup.

    Penutupan itu diumumkan menyusul serangan penembakan dekat pemukiman ilegal Ofra timur Ramallah. Dua tentara Israel dibunuh oleh seorang Palestina yang tidak diketahui. Menurut kantor berita setempat, warga Palestina melarikan diri dengan mobilnya dari tempat kejadian .

    Dalam sebuah pernyataan, tentara Israel mengatakan melakukan pencarian di dekat area jalan masuk dan keluar Ramallah.

    Gerakan Hamas, yang mengatur Jalur Gaza yang terkepung dan memberi hormat terhadap penembakan tersebut dan dalam sebuah pernyataan mengatakan terbukti “perlawanan” masih hidup di Tepi Barat.

    “Api perlawanan di Tepi Barat akan tetap hidup sampai pendudukan Israel dikalahkan dari keseluruhan tanah kami, dan kami mendapatkan kembali hak penuh kami,” kata Hamas.

    Baca juga :  Festival Ekonomi Syariah kantongi Kesepakatan bisnis Rp6,75 triliun

    Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah untuk melegalkan ribuan rumah pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki yang dibangun tanpa izin Israel.

    Dia juga berjanji untuk mempercepat pembongkaran rumah para penyerang Palestina dalam waktu 48 jam, meningkatkan penahanan anggota Hamas yang sudah berada di penjara Israel dan meningkatkan pasukan Israel di wilayah tersebut.

    “Prinsip panduan kami adalah siapa pun yang menyerang kami dan siapa pun yang mencoba menyerang kami – akan membayar dengan nyawanya,” katanya. “Musuh kita tahu ini dan kita akan menemukan mereka.”

    Pembunuhan semalam
    Pembunuhan pertama terjadi pada Rabu malam ketika pasukan Israel menewaskan tiga warga Palestina dalam operasi terpisah selama rentang waktu enam jam. Mereka adalah tersangka dalam dugaan serangan terhadap orang Israel.

    Baca juga :  Ketua Perguruan MA Buaranjati; Jabatan Kapala Madrasah adalah Amanah

    Pada jam-jam sebelum fajar pada hari Kamis, pasukan Israel juga menembak mati seorang Palestina yang dituduh membunuh dua pemukim di Tepi Barat Oktober lalu, setelah perburuan dua bulan.

    Ashraf Naalweh, 23, tewas dalam serangan penahanan di kamp pengungsi Askar di kota Nablus di Tepi Barat bagian utara, menurut sumber-sumber keamanan Palestina. Tentara telah menahan jasadnya.

    Dalam serangan semalam lain di sebuah desa di Tepi Barat, pasukan Israel menembak mati Salah Omar Barghouti, yang diduga berada di belakang penembakan dengan mobil pada hari Minggu, di mana tujuh pemukim Israel terluka di dekat pemukiman Ofra.

    Wafa mengatakan Barghouti yang berusia 29 tahun sedang mengendarai taksi ketika tentara Israel menembaki kendaraannya di dekat Surda, sebelah utara Ramallah, dan bahwa pasukan Israel yang menyamar dan menahan jasadnya.

    Baca juga :  Mang Encep, OB yang Berhasil Raih Gelar Sarjana

    Wafa melaporkan, unit-unit tentara menyerbu kediaman Barghouti di desa Kobar, sebelah utara Ramallah, dan menangkap ayah dan saudara laki-lakinya.

    Di Kota Tua Yerusalem Timur yang diduduki, pasukan Israel menembak mati seorang pria Palestina, Majd Muteir, setelah ia melukai dua polisi Israel dalam serangan dugaan tikaman sebelum fajar. Salah satu petugas terluka sedang, yang lainnya ringan.

    Pasukan Israel mencegah warga Palestina memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha untuk sholat subuh dan banyak hadir di jalan-jalan Kota Tua.

    Warga Palestina keempat tewas pada Kamis sore, setelah usaha menabrak mobil yang diduga dilakukan terhadap sekelompok tentara di kota kembar Ramallah al-Bireh.

    Pria itu diidentifikasi sebagai Hamdan Tawfiq al-Ardah yang berusia 60 tahun.

    sumber:Aljazeera

     

    258 total views, 2 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial