Sunday , 26 May 2019

Pernyataan Sikap PBMA tentang Muslim Uighur

  • 22 December, 2018  01:34:51 

  • Mathlanews,-Pengurus Besar Mathla’ul Anwar mengeluarkan sikap atas apa yang terjadi pada mualim Uighur.  Pernyataan sikap yang ditandatangani oleh ketua umum KH Ahmad Sadeli Karim dan sekretaris Jenderal, H Oke Setiadi intinya adanya solusi terpadu  dari organisasi PBB, Pemerintah Republik Tiongkok dan pemerintah Republik Indonesia untuk Muslim Uighur di Xinjiang, berikut pernyataan sikap PB Mathla’ul Anwar

    Pernyataan Sikap PB Mathla’ul Anwar
    tentang Tragedi Muslim Uighur
    No: 234/SP/PBMA/XI/18

    Bismillahirrahmanirrahiem
    Sehubungan dengan semakin memburuknya perlakuan terhadap Muslim Uighur di Xinjiang
    sebagaimana yang beredar di media massa Internasional yang telah memakan korban ribuan
    umat Islam terbunuh, ratusan Muslimah diperkosa, ratusan ribu tahanan disiksa dan jutaan
    Muslim Uighur hidup tidak aman dalam masa yang lama maka Pengurus Besar Mathla’ul
    Anwar menyatakan:

    1. Bahwa segala bentuk kekerasan, penyiksaan dan penindasan sewenang-wenang oleh
      Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok terhadap umat Islam Uighur dengan kejam
      merupakan tindakan yang bertentangan dengan Hak Asasi Manusia (HAM) yang
      sesungguhnya dijamin oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sangat melukai perasaan
      umat Islam seluruh dunia.
    2. Mendesak Organisasi Internasional, PBB dan OKI untuk segera melakukan pertemuan
      dan memberikan solusi terpadu atas persoalan yang terjadi di
      Xinjiang serta membentuk tim pencari fakta independen untuk menginvestigasi
      tindakan kejahatan kemanusiaan tersebut.
    3. Meminta Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok dan Kedutaan Besar Tiongkok di
      Indonesia untuk memberikan penjelasan terhadap dunia internasional tentang apa yang
      terjadi di Xinjiang terkait berita-berita yang beredar di media massa Internasional dan
      testimoni di media sosial tentang penindasan terhadap warga negaranya sendiri
      terutama umat Islam Uighur Agar protes serta kemarahan umat Islam di seluruh penjuru
      dunia tidak menjadi sikap antipati dan perlawanan umat Islam se- dunia.
    4. Mendesak kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan langkah langkah
      plomatik bagi perdamaian dunia dengan tetap menjunjung asas bebas aktif.
    5. Mendesak Pemerintah RI untuk menyuarakan persoalan Muslim Uighur dalam Sidang
      Dewan Keamanan PBB yang akan digelar 12 (dua belas) hari lagi, di mana Indonesia
      menjadi anggota tidak tetap DK PBB
    6. Mengajak kepada para Pimpinan Organisasi Massa, Organisasi Politik, Lembaga
      Swadaya Masyarakat, dan segenap komunitas umat Islam di seluruh dunia untuk
      merapatkan barisan dalam satu kesatuan Ummat Islam, serta menggalang dukungan
      kemanusiaan untuk muslim Uighur dengan cara-cara yang damai.
    7. Menyerukan umat Islam di seluruh dunia untuk terus BERDOA dan melakukan QUNUT
      NAZILAH bagi perdamaian dan keselamatan Muslim Uighur di Xinjiang.
    Baca juga :  PBMA DO'AKAN KORBAN TEROR MESJID DI SELANDIA BARU

    Demikian pernyataan ini kami buat, dan semoga Allah Ta’ala meridhai langkah kita.

    Hadanallah Waiyyakum Ilaasihratiemmustaqiem
    Jakarta, 14 Rabiul Akhir 1440 H
    21 Desember 2018 M

    PENGURUS BESAR MATHLA’UL ANWAR (PBMA)
    Ketua Umum                                                  Sekretaris Jenderal

     

    KH. Ahmad Sadeli Karim, Lc                     H. Oke Setiadi, M.Sc

    208 total views, 2 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial