Sunday , 26 May 2019

Ajak Masyarakat Akselerasi Kedermawanan:Ratusan Orang Hadir dalam Launching Program Ramadhan ACT 2019

  • 24 April, 2019  14:35:59 

      1. Ahyudin pendiri ACT sedang melaunching program Ramadhan Aksi Cepat Tanggap di Menara 165 Jakarta, Rabu 24 April 2019. (Dok/act)

    JAKARTA (24/4) –Menyambut bulan suci Ramadhan, Aksi Cepat Tanggap (ACT) turut mengajak bangsa Indonesia untuk mewujudkan amal saleh untuk program kemanusiaan, baik untuk bangsa Indonesia maupun untuk meringankan krisis kemanusiaan global. Semua terangkum dalam program Ramadhan bertema “Marhaban Yaa Dermawan” yang resmi diluncurkan pada hari Rabu (24/4) di gedung Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan.

    Melalui tema tersebut, ACT juga mengajak para stakholders untuk menjadikan Ramadhan sebagai bulan akselerasi kedermawanan. Acara yang dihadiri ratusan orang ini terdiri dari penel diskusi, peresmian empat situs baru yakni news.act.id, actnews.tv, act.id, dan cepattanggap.org serta lomba jurnalistik untuk para awak media.

    Presiden GIP, Ahyudin mengatakan Ramadhan merupakan bulan terbaik dan termulia dari semua bulan Hijriyah. Hal tersebut menjadi momen pelipatgandaan ikhtiar dan amalan terbaik umat Muslim.

    “Sekalipun Indonesia masih disibukkan dengan tema politik, Ramadhan merupakan momen menyatukan berbagai perbedaan. Di bulan yang suci ini kita harus selalu ingat bahwa ekonomi sejumlah negara yang berpenduduk mayoritas Muslim masih mengkhawatirkan, khususnya akibat konflik yang berkepanjangan, baik internal maupun eksternal,”paparnya.

    Baca juga :  NGO IHH Turki Sambangi PBMA

    Sejalan dengan itu, Vice President ACT Ibnu Khajar mengungkapkan, program “Marhaban Yaa Dermawan” hadir karena ACT meyakini Indonesia dipenuhi oleh masyarakat yang memiliki jiwa dermawan.

    “Kami meyakini semua umat selalu merindukan kedatangan Ramadhan, begitu pun sebaliknya, Ramadhan juga sangat merindukan adanya orang yang dermawan. Ramadhan adalah momen terbaik bagi para dermawan untuk kemudian menebar amalan kebaikan. Tujuan finalnya, program-program yang diberikan juga bisa berperan sebagai pengentas kemiskinan,” terang Ibnu.

    Adapun spirit menebar amalan kebaikan di bulan Ramadhan tidak hanya untuk masyarakat prasejahtera di ibukota, tetapi juga ke tepian dan pelosok negeri lewat Kapal Ramadan. “Kami juga akan memberangkatkan Kapal ramadan dari lima titik dengan membawa paket-paket pangan. Insya Allah kami akan menyasar ratusan ribu masyarakat prasejahtera di seantero nusantara,” tambahnya.

    Di sisi lain, secara makro program Ramadhan ini merupakan respon dari kondisi ekonomi Islam global. Menurut data UNDP, yang disampaikan dalam World Islamic Economic Forum (WIFE) akhir tahun lalu, aset yang mendasari keuangan Islam telah tumbuh dari sekitar US $ 200 miliar pada tahun 2003 menjadi US $ 2 triliun pada tahun 2015, dan diproyeksikan mencapai US $ 3,5 triliun pada tahun 2021.

    Namun, keuangan Islam tetap setetes di lautan, terhitung di bawah 2% dari perbankan global. Hal ini menjadi peluang besar untuk memperluas ekosistem dan mendorongnya menjadi salah satu garda depan.

    Baca juga :  UU Guru dan Dosen Perlu Segera Direvisi

    Pandangan ini disampaikan pula dalam diskusi panel “Peran Ekonomi Islam dalam Pengentasan Masalah Umat” yang dipaparkan secara mendalam oleh Imam Teguh Saptono Presiden, Direktur PT Trihamas Finance Syariah. Imam menuturkan

    “Ramadhan sejatinya dijadikan momen percepatan pengentasan kemiskinan dengan kedermawanan, berbagi, membantu, dan memuliakan sesama manusia tidak hanya di Indonesia namun juga secara global. Salah satu caranya adalah dengan menaiki gelombang investasi yang bertanggung jawab, memaksimalkan instrumen pendanaan Islam seperti zakat dan wakaf,” paparnya.

    Bersamaan dengan peluncuran program “Marhaban Yaa Dermawan” dan berbagai fitur terbaru yang hadir, Hafit T. Mas’ud selaku Vice President ACT menjelaskan, keempat situs tersebut hadir untuk mengoptimalkan peran ACT sebagai lembaga kemanusiaan yang profesional, terutama dalam menyalurkan donasi umat lewat program-program Ramadan mendatang.

    “Kami, ACT memang sedang merambah ke dunia digital, ACT goes to digital. Khusus situs news.act.id dan actnews.tv adalah untuk meningkatkan kualitas ACT dari segi komunikasi. Insya Allah, ACT akan menayangkan semua informasi mengenai program-program Ramadhan dalam bentuk berita artikel maupun video di kedua situs itu. Masyarakat hanya perlu mengakses satu situs untuk mendapatkan laman donasi yang juga dilengkapi dengan penjabaran program secara detail.

    Baca juga :  MUI Angkat Bicara Soal Pembakaran Bendera

    Bahkan situs cepattanggap.id dirancang dalam konsep urundana digital. Setiap program akan ditampilkan kisah dan pencapaian donasinya untuk mengundang empati masyarakat,” jelas Hafit.

    Untuk semakin memeriahkan momen Ramadhan nanti, ACT juga mengadakan lomba jurnalistik kemanusiaan. Lomba tersebut sebagai usaha untuk meluaskan kebaikan Ramadhan kepada khalayak. Lomba ini terbuka untuk awak media dari TV, media online, dan media cetak di seluruh Indonesia.

    Tentang ACT
    Aksi Cepat Tanggap adalah lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan, kedermawanan, dan kerelawanan. Untuk memperluas karya, ACT mengembangkan aktivitasnya, mulai dari kegiatan tanggap darurat, kemudian mengembangkan kegiatannya ke program pemulihan pascabencana, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, serta program berbasis spiritual.

    ACT didukung oleh donatur publik dari masyarakat yang memiliki kepedulian tinggi terhadap permasalahan kemanusiaan dan juga partisipasi perusahaan melalui program kemitraan dan Corporate Social Responsibility (CSR). Dengan spirit kolaborasi kemanusiaan, ACT mengajak semua elemen masyarakat dan lembaga kemanusiaan untuk terlibat bersama untuk mewujudkan peradaban dunia yang lebih baik.

    60 total views, 2 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial