Saturday , 25 May 2019

Yuli, Pejuang Suara Rakyat yang Wafat Setelah Bertugas

  • 26 April, 2019  18:44:42 

  • Tim ACT memberikan santunan kepada kepada Keluarga Yuli yang wafat setelah bertugas menjadi KPPS.

    SUKOHARJO – Duka mendalam terus dirasakan pada pemilu serentak kali ini. Tercatat lebih dari seratus orang meninggal dan ratusan lainnya sakit akibat kelelahan dalam mengawal perjuangan suara rakyat di masing masing wilayah. KPPS, Panwaslu, dan saksi tidak luput menjadi korban kelelahan.

    Salah satunya Yuli Anisah. Warga Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah ini, meninggal dunia setelah bertugas menjadi KPPS. Ari, suami almarhumah , menceritakan istrinya dalam keadaan sehat saat menjalani tugas. “Istri saya sangat semangat dalam menjalani tugasnya, walaupun baru sebulan keluar dari rumah sakit akibat asam lambung,” cerita Ari, Rabu (24/4).

    Ari melanjutkan cerita, istrinya sudah sempat beristirahat selama satu hari penuh pascabertugas. “Hari Kamis (18/4) setelah bertugas, ibu langsung istirahat penuh dan keesokan hari baru menjalankan aktivitas. Bahkan beliau sempat menghadiri pernikahan saudara. Jumat malam beliau drop dan kejang-kejang. Kami bawa ke rumah sakit tapi nyawanya tidak tertolong,” lanjutnya.

    Baca juga :  Resmikan BI Corner di Universitas Mathla’ul Anwar Banten, BI Perkuat Kerjasama Perbankan dan Pendidikan.

    Almarhumah bertugas sejak pukul 06.00 pagi sampai pukul 04.00 dini hari esok harinya. Pernyataan tersebut dibenarkan oleh Bambang Suprianto, PPS kelurahan Wirun yang menemani tim Mobile Social Rescue – Aksi Cepat Tanggap Jawa Tengah (MSR – ACT Jateng) berkunjung. “Benar Mas, TPS tempat ibu Yuli Anisah adalah TPS paling terakhir menyerahkan hasil, pukul empat dini hari baru sampai kelurahan,” katanya. Menurut Bambang, Yuli dalam kondisi sehat dan menyelesaikan tugas tambahan sebagai panitia konsumsi dengan baik.

    Pada kesempatan ini, ACT dan MRI memberikan santunan sekaligus takziah dalam program Santunan Pejuang Suara Rakyat. Kepedulian dan kedatangan tim Mobile Social Rescue (MSR) – ACT Jateng pun diapresiasi Kepala Desa Wirun, Erry Suseno dengan sangat baik. “Terima kasih kepada ACT yang sudah mampir memberikan kepedulian kepada warga kami. Semoga bisa berguna untuk keluarga almarhum,” ungkapnya.

    Baca juga :  Tanpa Seragam Lengkap, Siswa-Siswa MI-MA Teluk semangat Kembali Ke Madrasah

    Hingga Kamis (25/4), Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat setidaknya 225 petugas KPPS meninggal dunia, sementara 1.470 lainnya dilaporkan sakit. Anggota KPPS yang meninggal dunia dan sakit umumnya disebabkan oleh kelelahan dan kecelakaan. []PenulisTaufiqurrahman

    86 total views, 2 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial