Sunday , 26 May 2019

Kapal Ramadhan Layarkan Seribu Ton Paket Pangan Menuju Palu

  • 15 May, 2019  21:45:21 

  • JAKARTA – Ramadan menjadi momen terbaik untuk berbagi, apalagi berbagi dengan saudara yang membutuhkan di pelosok negeri. Ikhtiar inilah yang dilakukan Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada Ramadan 2018 lalu melalui program Kapal Ramadhan. Kala itu, Kapal Ramadhan menyambangi warga di pelosok Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

    Mengulang kembali ikhtiar menyapa saudara sebangsa, Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan kembali melayarkan Kapal Ramadhan. Berbeda dengan Ramadan 2018, kali ini Kapal Ramadhan akan menyapa korban bencana di Sulawesi Tengah. Kapal yang rencananya akan berlayar pada pekan keempat Ramadan ini akan bertolak menuju Pelabuhan Pantoloan, Palu di Sulawesi Tengah dari Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Baca juga :  Waktu-waktu lamanya berpuasa di seluruh dunia

    Koordinator Kapal Ramadhan ACT Sri Eddy Kuncoro atau yang akrab disapa Ikun mengatakan, Kapal Ramadhan akan membawa seribu ton paket pangan. Seluruh paket pangan itu bakal didistribusikan bagi masyarakat Palu, Sigi dan Donggala yang pada akhir September silam diterpa bencana gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi.

    “Paket Ramadan ini untuk memenuhi kebutuhan logistik pangan bagi warga terdampak bencana. Terlebih di Ramadan tahun 2019 ini mereka masih dalam tahap pemulihan pascabencana,” jelas Ikun, Selasa (14/5).

    Seribu ton pangan tersebut akan disediakan dari Indonesia Humanitarian Center (IHC)-ACT di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Pengemasan paket pangan akan dimulai pada Senin (20/5) mendatang. Setelahnya, paket akan dibawa menuju Pelabuhan Tanjung Priok untuk kemudian dilayarkan ke Palu padaAhad (26/5) mendatang.

    Baca juga :  Ilshat Hasan :Pengungsi Uighur, Saya tidak terlalu optimis

    Seribu tin pangan akan dibawa menggunakan Kapal Motor Penumpang Ferrindo 5, yang didaulat sebagai Kapal Ramadhan. Ikun menambahkan, perjalanan dari Jakarta dengan tujuan akhir Palu akan memakan waktu 4 hari dan 3 malam. “Setiba di Palu, seribu ton paket Ramadan akan disimpan di gudang yang ada di Pelabuhan Pantoloan,” jelasnya.

    Sebelumnya, pengiriman seribu ton pangan ke Palu juga pernah dilakukan melalui program Kapal Kemanusiaan pada Oktober 2018. Kapal Kemanusiaan membawa bantuan logistik, armadaHumanity Food Truck, dan relawan yang akan menyebar di posko-posko ACT. Sedangkan bantuan pangan yang dibawa dari Jakarta itu didistribusikan kepada pengungsi yang saat itu masih banyak bertahan di bawah tenda pengungsian. [] Penulis: Eko Ramdani

    52 total views, 2 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial