Saturday , 24 August 2019

Syukur Warga Mongolia Dapati Paket Pangan di Ramadan yang Dingin

  • 29 May, 2019  19:40:57 

  • Berkilo-kilo paket pangan dibagikan kepada 110 kepala keluarga di Kota Ulgii.

    ULGII – Senyum Bidai merekah sembari menerima sekantung besar tepung, sementara satu tangannya lagi menggendong anaknya yang masih balita. Kedua anaknya yang lain membantu ibunya mengambil minyak zaitun yang diberikan oleh tim Aksi Cepat Tanggap (ACT). Di tengah suhu 10 derajat Celsius, sebuah wilayah di kota Ulgii hari itu dipenuhi syukur keluarga-keluarga yang menerima paket pangan tersebut.

    “Terima kasih telah mengirimkan kami bantuan dari seberang sana (Indonesia), kepada kami di Mongolia. Kami sekeluarga telah menerima bantuan kalian. Saya punya tujuh anak di rumah. Dan di rumah ini, tidak ada yang bekerja sama sekali. Jadi kami sangat mengapresiasi bantuan ini,” ujar Bidai, ketika menerima bantuan pangan pada Ahad (26/5) lalu.

    Tidak hanya beberapa kilogram tepung dan lima liter minyak zaitun, keluarga Bidai juga menerima sepuluh kilogram kentang, sekantung pasta berukuran besar, dan gula pasir.

    Baca juga :  Kesibukan Humanity Food Truck di Hari Pertama Ramadan 2018

    Keluarga Bidai hanyalah satu dari 110 kepala keluarga yang menerima bantuan pangan dari ACT pada hari itu. Bantuan yang dilakukan semenjak 26 Mei hingga 27 Mei 2019 ini menyasar keluarga prasejahtera, ibu tunggal, anak-anak yatim, dan anak-anak disabilitas di Ulgii.

    Salah satu penerima manfaat dari distribusi bantuan pangan ini adalah Almagul, yang telah lama kehilangan suaminya. Ia merasa bersyukur ketika mendapatkan bantuan dari ACT karena dengan adanya bantuan ini dapat membantunya menjalani bulan Ramadan kali ini.

    “Saudara-saudaraku, selamat Ramadan dan kami harap Ramadan kalian bahagia. Saya sendiri adalah ibu tunggal yang sudah tinggal selama 18 tahun tanpa suami, semenjak ia meninggal. Terima kasih untuk aksi amal kalian kepada kami. Terima kasih banyak sekali lagi. Semoga Allah memberkati kalian dan bulan Ramadan kalian,” kata Almagul.

    Baca juga :  Lima Tuntutan Umat Islam Indonesia dalam Aksi 115 Bela Al Aqsa

    Sucita Ramadinda dari tim Global Humanity Response (GHR) – ACT menjelaskan, tidak hanya bantuan pangan saja yang sudah diberikan untuk Ulgii pada bulan Ramadan ini. Bantuan berupa pembagian paket iftar juga telah dilakukan oleh tim di Ulgii.

    “Baru Sabtu (26/5) kita mulai pembagian iftar di Mongolia. Ke depannya akan kita bagikan sebanyak 150 porsi per harinya, jadi target kita insyaallah akan kita bagikan total sebanyak 1.050 paket iftar untuk satu minggu ini di Mongolia, termasuk di Ulgii,” kata Sucita, Rabu (29/5).

    Bukan kali ini saja, ACT sempat juga beberapa kali menyapa warga di Ulgii sebelumnya. Tim pernah datang ke Ulgii membawa bantuan batu bara untuk membantu warga menghadapi musim dingin, di mana suhu bisa mencapai minus belasan derajat Celsius.

    Baca juga :  Airlangga Harapkan, Kawasan Industri Perlu Ditopang Infrastruktur Memadai

    Kondisi cuaca ini yang kemudian mempersulit mereka. Mereka yang mayoritas bekerja sebagai penggembala mesti bergantung pada cuaca. Praktis saat musim dingin tiba, ternak mereka tak bisa merumput dan produktivitas otomatis menurun. Jika sudah demikian, finansial warga di sana juga menjadi ikut terbatas. [] Penulis: Reza Mardhani

    92 total views, 2 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial