Wednesday , 23 October 2019

Dirjen Bimas Islam Kemenag Buka Pelatihan Literasi Informasi bagi Generasi Milenial

  • 25 June, 2019  12:51:34 

  • Jakarta- Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Prof.Dr. H. Muhammadiyah Amin, M.Ag, membuka pelatihan literasi informasi bagi generasi milenial yang diinisiasi oleh bimas Islam di Hotel Aston Kartika Jakarta, Grogol petamburan, Jakarta Barat, Senin (24/06/2019).

    Acara yang diselenggarakan selama 3 hari dari tertanggal 24 Juni hingga 26 Juni 2019 ini diikuti oleh 80 peserta dari berbagai elemen organisasi, mulai dari komunitas jurnalis muda, media-media Islam, organisasi kepemudaan Islam, perwakiln generasi muda dari ormas-ormas Islam, dan organisasi kemahasiswaan.

    Muhammadiyah Amin dalam penyampaiannya menuturkan bahwa ia sangat berharap pada generasi milenial agar bisa melawan masifnya informasi yang tidak jelas validitasnya.

    “Bimas Islam fokus pada generasi milenial, agar generasi milenial bisa melawan berita-berita atau informasi bohong (hoax), dan dalam menyebarkan suatu berita kita harus tabayyun, perintah ini tertuang dalam Al Quran, saring sebelum sharing”ujarnya.

    Baca juga :  Kesan Fauzi Baadila Saat Lihat Praktik Wakaf Produktif di Blora

    Selain itu, masih di tempat yang sama pada kesempatan berbeda, Muhammadiyah Amin menyampaikan beberapa kebijakan Direktorat Jenderal Bimas Islam yang visioner dan inovatif.

    “Kami ada program masjid ramah bagi kaum disabilitas, ini kami lakukan karena kaum disabilitas harus diperhatikan secara khusus mengenai fasilitas termasuk fasilitas untuk beribadah ketika di masjid, kami akan menyediakan kursi roda khusus bagi mereka yang membutuhkan, dan tempat berwudhu yang nyaman untuk mereka juga beberapa fasilitas lainnya”ujarnya.

    Juga kami sudah menerbitkan buku Fiqih Ibadah Braille, untuk yang berkebutuhan khusus, sebab muatan ibadah adalah muatan yang esensial bagi ummat, dan Fiqih Ibadah Braille ini merupakan inovasi baru, sambungnya.

    Baca juga :  Ketua PB Mathla'ul Anwar : Bangun Suasana Keislaman di Kampus UNMA Banten

    Selain itu Muhammadiyah Amin menyampaikan pula terkait program masjid ramah anak, bahwa nanti kriteria masid ramah anak akan memiliki fasilitas agar orang tua tetap nyaman beribadah dan supaya anak-anak tidak lagi dianggap mengganggu sehingga dilarang pergi ke Masjid.

    “Kita punya kriterianya, nanti masjid akan dilengkapi dengan fasilitas bagi anak-anak dan tentu ada yang menjaganya, lalu para orang tua tetap merasa nyaman dalam beribadah, sehingga tidak ada lagi alasan dan larangan agar anak dilarang pergi ke masjid”tuturnya.

    Anak-anak dibawah umur harus sejak dini dikenalkan pada tempat ibadahnya, ini adalah hal penting. Sehingga tidak ada lagi alasan untuk melarangnya, dan mulai sejak ini mari kita tanamkan kembali kepada anak-anak kita agar senantiasa mengajaknya pergi ke masjid.(faiz)

    134 total views, 2 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial