Wednesday , 23 October 2019

Kenel Siap Menyambut Rumah Baru

  • 26 June, 2019  13:08:34 

  • Keterangan foto: Setahun sudah Kenel dan keluarganya tinggal di rumah tak layak huni. Tak ada juga fasilitas kebersihan di rumahnya. Namun, dalam beberapa bulan ke depan, Rumah Bahagia dari Global Zakat-ACT akan membangunkan rumah layak huni.

    PANDEGLANG – Kenel (40) warga Kampung Purbasari, Desa Bangkonol di Kecamatan Keroncong, Kabupaten Pandeglang, dalam satu tahun ini harus tinggal di rumah tak layak huni. Dinding dari bata hanya setengah dari tinggi rumah. Sementara itu, sisanya hanya tertutup dengan terpal yang jika siang hari akan membuat suhu udara di dalam rumah menjadi panas.

    Lahan tempat berdirinya rumah Kenel dan ketiga anaknya berukuran 3×2 meter. Tak ada fasilitas kebersihan di rumahnya. Bangunannya hasil bantuan dari pemerintah setempat. Selain itu, lahannya pun milik orang lain, Kenel dan keluarganya menumpang.

    Ibu tiga anak itu menuturkan, di dalam rumah yang ditinggalinya kini hanya terdiri satu ruangan saja. Ruangan itu digunakan sebagai tempat tidur ketiga anaknya dan dapur. “Rumah ini hanya ditambal dengan terpal dan papan seadanya, kalau hujan bocor, kalau cerah juga panas,” tutur Kenel kepada tim Rumah Bahagia dari Global Zakat-Aksi Cepat Tanggap (ACT), Sabtu (22/6).

    Baca juga :  Pengurus IPMA/OSIS, PMR, dan Dewan Ambalan Baru MAGS Dilantik

    Di akhir pekan lalu itu, tim Rumah Bahagia mengunjungi kediaman Kenel. Tim melakukan asesmen awal untuk pembangunan rumah layak huni bagi janda dengan tiga orang anaknya itu.

    Koordinator Rumah Bahagia Nurjannatunaim mengatakan, Global Zakat melalui program Rumah Bahagia akan membangun rumah layak huni bagi Kenel dan anaknya. Pembangunan akan dilakukan pada bulan Juli mendatang di atas lahan milik Kenel sendiri yang tak jauh dari lokasi tempat tinggalnya sekarang.

    “Kenel memiliki lahan sendiri berukuran 6×4 meter persegi, beberapa tahun lalu mereka tinggal di sana. Namun salah satu anaknya yang mengalami gangguan kejiwaan menghancurkan rumahnya,” jelas Nurjannatunaim.

    Di tanah milik Kenel sendiri itu yang akan tim Rumah Bahagia bangun rumah layak huni. Pengerjaan diperkirakan akan memakan waktu lebih-kurang 3 hingga 4 pekan lamanya.

    Baca juga :  MTs MA Cintamulya Juara Umum LT II

    Keadaan ekonomi yang masih prasejahtera menjadi alasan utama Kenel dan keluarganya tinggal di rumah tak layak huni seperti sekarang ini. Ia tak bekerja, membuat kebutuhan sehari-hari hanya mengandalkan dari anak perempuannya yang menjadi buruh.[] Penulis: Eko Ramdani

    92 total views, 4 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial