Sunday , 22 September 2019

KEINDAHAN SUARA RASULULLAH SAW

  • 09 July, 2019  22:33:14 

  • Oleh : Maddais

    Nabi Muhammad saw memiliki suara yang lembut, indah, mempesona. Keindahan intonasi dan kelembutan suara bukan saja dilakukan pada saat berbicara dengan keluarga dan para Sahabat, namun teristimewa lagi pada saat membaca Alquran seperti yang diceritakan/ diriwayatkan oleh al-Barra’:

    عَنِ الْبرَاَءِ قَالَ سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلّم قَرَأَ فِى الْعِشَاءِ بِالتّيْنِ وَالزَّيْتُوْنِ فَمَا سَمِعْتُ أَحَدًا اَحْسَنَ صَوْتًا مِنْهُ (رواه البخارى ومسلم)

    Aku mendengar Rasulullah saw membaca (surat) at-Tin wazzaitun pada waktu shalat ‘Isya, maka aku tidak pernah mendengar seorangpun yang membacanya lebih indah (merdu) suaranya daripada suara beliau saw (HR. Bukhari Muslim)

    Seperti halnya yang diceritakan oleh Abdullah bin Mughaffal:

    رَأَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلّم يَوْمَ مَكَّةَ عَلَى نَاقَتِهِ يَقْرَأُ سُوْرَةَ الْفَتْحِ فَرَجَّعَ فِى قِرَأَتِهِ (رواه البخارى ومسلم)

    Aku melihat Rasulullah saw pada hari kemenangan Makkah sambil menunggang kuda beliau membaca surat Al-Fath, beliau membacanya dengan berulang-ulang (dengan lagu yang indah). (HR. Bukhari-Muslim)

    Seperti halnya juga sabda beliau saw yang diceritakan oleh Abu Hurairah:

    مَا أَذِنَ اللهُ لِشَيْءٍ مَا أَذِنَ لِنَبِيّ حَسَنِ الصَّوْتِ يَتَغَنَّى بِالْقُرْانِ يَجْهَرُ بِهِ (رواه البخارى ومسلم)

    Allah senang mendengarkan Nabi memperindah bacaan Alquran dengan mengeraskan suaranya. (HR. Bukhari-Muslim)

    Demikian pula banyak para Sahabat Nabi saw yang mempunyai suara yang indah. Kekaguman Nabi saw terhadap suara indah Sahabat terungkap dalam banyak ḥadīth, antara lain penegasan beliau terhadap Abu Musa Al-Asy’ari:

    لَقَدْ أُوْتِيْتَ مِزْمَارًا مِنْ مَزَامِيْرِ آلِ دَاوُدِ (رواه البخارى ومسلم)

    Sesungguhnya engkau telah dikaruniai tenggorokan oleh Allah, seperti kepunyaan Nabi Daud. (HR. Bukhari-Muslim)

    Seperti halnya juga pujian beliau saw terhadap Salim Maula Abi Hudzaifah:

    اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ جَعَلَ فِى أُمَّتِى مِثْلَ هذَا (رواه ابن ماجة)

    Baca juga :  PBMA Ajak Seluruh Elemen Bantu Musibah Gempa Bumi dan Tsunami

    Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan dalam umatku seperti ini (Salim Maula Hudzaifah yang indah suaranya). (HR. Ibnu Majah)

    Nabi saw pernah meminta agar Abdullah bin Mas’ud membaca di hadapan beliau, seraya bersabda:

    اِقْرَأْ عَلَيَّ الْقُرْانَ فَقُلْتُ: يَا رَسُوْلَ اللهِ اَقْرَأُ عَلَيْكَ وَعَلَيْكَ أُنْزِلَ قَالَ: إِنّى أُحِبُّ أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِيْ فَقَرَأْتُ عَلَيْهِ سُوْرَةَ النّسَاءِ حَتَّى إِذَا جِئْتُ إِلَى هذِهِ اْلآيَةِ: فَكَيْفَ إِذَا جِئْنَا مِنْ كُلّ أُمَّةٍ بِشَهِيْدٍ وَجِئْنَا بِكَ عَلَى هؤُلاَءِ شَهِيْدًا (النساء: 41) قَالَ: حَسْبُكَ اْلآنَ فَالْتَفَتُّ إِلَيْهِ فَإِذَا عَيْنَاهُ تَذْرِقَانِ (رواه البخارى ومسلم)

    Dari Abdullah bin Mas’ud, bersabda Rasulullah saw kepadaku: Bacalah Alquran untukku. Maka saya berkata: Ya Rasulullah, kenapa aku harus membacanya untukmu, padahal ia diwahyukan kepadamu? Jawabnya: Sesungguhnya aku senang mendengarkan bacaan Alquran dari orang lain, maka saya membaca untuknya surat An-Nisa dan ketika saya sampai kepada ayat ini (ayat ke- 14) beliau berkata: Cukup sampai di sini. Setelah itu saya melihatnya maka kedua mata beliau mencucurkan air mata. (HR. Bukhari-Muslim)

    Nabi saw dalam banyak ḥadīth memberikan dorongan kepada para Sahabat dan tentunya termasuk kita sebagai umat beliau secara keseluruhan agar membaca Alquran dengan suara yang merdu (indah), antara lain seperti ḥadīth berikut ini:

    عَنْ اَبِى لُبَابَةَ بَشِيْرِ بْنِ عَبْدِ الْمُنْذِرِ رضي الله عنه أَنَّ النَّبِىَّ صلى الله عليه وسلّم قَالَ : مَنْ لَمْ يَتَغَنَّ بِالْقُرْانِ فَلَيْسَ مِنَّا (رواه ابو داود)

    Dari Abu Lubabah (Basyir) bin Abdul Mundzir, Nabi saw bersabda: Barang siapa tidak memperindah suaranya dalam membaca Alquran maka ia tidak termasuk dari kami (kaumku yang sempurna). (HR. Abu Daud)

    قَالَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلّم : زَيّنُوْا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ فَإِنَّ الصَّوْتَ الْحَسَنَ يَزِيْدُ الْقُرْانَ حُسْنَا (رواه ابو داود والنسائ)

    Baca juga :  Pertamakalinya, Mathla'ul Anwar Garut Dilantik

    Nabi saw bersabda: Hiasilah bacaan Alquran dengan suaramu yang merdu, karena suara yang merdu itu menambah bacaan Alquran menjadi indah. (HR. Abu Daud dan An-Nasā’i)

    Dari Abu Hurairah, Rasul saw bersabda:

    لاَ تَجْعَلُوْا بُيُوْتَكُمْ مَقَابِرَ، إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِىْ تُقْرَأُ فِيْهِ سُوْرَةُ الْبَقَرَةِ (رواه مسلم)

    Janganlah rumahmu kau jadikan seperti kuburan (tidak pernah dibuat membaca Alquran), sesungguhnya syetan menjadi kabur dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah. (HR. Muslim)

    Dari Abu Hurairah, Rasul saw mewakilkan tugas menjaga zakat fitrah Ramadan kepadaku, lalu ada seseorang menghampiriku dan dengan segera ia mengambil segenggam makanan/ zakat yang dijaga itu. Dan akupun secepatnya menangkap dia dan kukatakan, bahwa aku tiada segan mengadukan hal ini kepada Rasulullah saw. Maka ia mengeluh, katanya: “Aku ini seorang miskin yang punya banyak beban keluarga, dan aku sangat membutuhkannya. Kemudian kulepaskan ia. Pada pagi harinya aku menghadap Rasul Saw. dan beliau bersabda: “Ya Abu Hurairah, apa yang diperbuat tawananmu semalam? Jawabku: “Ia mengeluh, bahwa ia miskin dan hingga aku tidak sampai hati, maka kulepaskan ia. Sabdanya: “Ia membohongimu, dan nanti malam ia akan menghampirimu kembali.

    Al-kisah, aku menjaganya lebih ketat, karena beliau saw memberitahukan ia akan menghampiriku lagi. Ternyata benar juga, ia datang dan mengambil segenggam lagi, lalu kutangkap ia, dan kukatakan hal ini akan diadukan kepada Rasul saw. Ia menjawab seperti malam pertama, dan ia berjanji tidak akan mengulanginya. Karena jawabannya itu, maka kulepaskan ia. Dan pagi harinya beliau saw menegur tindakanku semalam (pertanyaan dan jawabannya sama dengan pada malam pertama).

    Pada malam ketiganya aku lebih memperketat penjagaan, dan ternyata ia datang lagi menghampiriku, dan berbuat seperti malam-malam sebelumnya. Aku katakan kepadanya: “Ini sudah malam ketiga kau sudah berjanji tidak bakal mengulanginya, kenapa kau kembali lagi? Jawabnya: “Lepaskan aku, dan aku berjanji akan mengajarkan kepadamu kalimat yang dapat kau ambil manfaatnya. Tanyaku: “Apa yang dimaksud? Jawabnya: “Ketika hendak tidur bacalah olehmu ayat Kursi (QS. Al-Baqarah[2]: 255), pasti kau dijaga selalu oleh Allah, dan syetan tiada menghampirimu sampai pagi hari. Lalu kulepaskan ia, dan pada pagi harinya beliau saw kembali bertanya: “Apa yang diperbuat tawananmu semalam? Jawabku: “Ia mengajarkan beberapa kalimat kepadaku, katanya dapat diambil manfaatnya bagiku, sampai aku melepaskannya. Tanya beliau saw: “Kalimat apakah itu? Jawabku: “ia mengatakan, apabila kau tidur, bacalah ayat Kursi, pasti kau akan selalu dijaga oleh Allah dan syetan tiada menghampirimu sampai pagi hari. Kemudian beliau bersabda: “Ia berkata benar, padahal biasanya ia berbohong. Tahukah kau siapakah ia? Jawabku: Tidak tahu. Lalu beliau saw bersabda: “Itulah syetan.” (HR. Bukhari)

    Baca juga :  Negara Harus Hadir dalam Mengamankan Aset Wakaf

    *YANG DILARANG DALAM MELAGUKAN AL-QUR’AN*

    Yang dilarang dalam melagukan Alquran itu ada Lima macam, yaitu sbb:

    1. Mengubah huruf (bunyi huruf).

    Contohnya:

    اَلْحَمْدُ dibacaاَلْهَمْدُ atau اَلطَّلاَق dibaca اَلتَّلاَق

    2. Mengubah harakat, baik yang mengakibatkan perubahan makna maupun yang tidak.

    Contohnya:

    Lihat: contoh peristiwa salah baca!

    3. Mengubah harakat dengan sukun dan sebaliknya.

    Contohnya:

    خَلَقْنَا dibacaخَلَقَنَا atau جَعَلَنَا dibaca جَعَلْنَا

    4. Memanjangkan yang pendek dan sebaliknya.

    Contohnya:

    لَمْ يَلِدْ dibaca لَمْ يَالِدْ atau يُوْلَدْ dibaca يُلَدْ

    5. Menambah tasydid atau menghilangkannya.

    Contohnya:

    وَتَبَّ dibaca وَتَبْ atau اَلْعَقَابَ dibaca اَلْعَقَابَّ

    Allahu A’lam
    Semoga bermanfaat!

    Baabul Jannah Tangerang
    Selasa, 9 Juli 2019 M/
    6 Dzulqa’dah 1440 H.

    Maddais

    158 total views, 2 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial