Wednesday , 23 October 2019

Dukungan Dunia untuk Palestina Menguat

  • 10 July, 2019  10:32:58 

  • Sejumlah negara semakin kuat menunjukkan dukungan kepada Palestina yang terjajah lebih dari tujuh puluh dekade.

    LONDON, AMMAN, JAKARTA – Dukungan untuk Palestina dari bangsa Indonesia semakin dikuatkan pada masa jabatan presidensi Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020 ini. Pada 9 Mei lalu, Indonesia bersama sejumlah negara menggelar pertemuan informal Arria-Formula bersama Kuwait dan Afrika Selatan, di New York, Amerika Serikat, sebagaimana disebutkan Menteri Luar Negeri Indonesia melalui akun Twitter 9 Mei lalu.

    Pada pertemuan itu isu permukiman ilegal israel menjadi isu yang terus dikawal Indonesia. Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi kepada Tempo mengatakan, masalah permukiman ilegal dapat menghambat perdamaian. Menurut Retno, hampir semua negara menyuarakan keprihatinan, satu suara dengan Indonesia.

    “Yang kami suarakan adalah upaya menghentikan kekerasan. Itu berlaku untuk semua,” ungkap Retno. Ia menyebutkan, Israel kerap merespons eksesif atau berlebihan atas tindakan rakyat Palestina yang melakukan demonstrasi di perbatasan setiap Jumat.

    Baca juga :  Angka Kerawanan Pangan pada Perempuan di Gaza Tinggi

    Selain Indonesia, dukungan dari sejumlah negara dan tokoh dunia pun semakin kentara. Dilansir dari Al Jazeera, Ahad (7/7), Zwelivelile Mandela, cucu mantan presiden Afrika Selatan Nelson Mandela, menentang apartheid yang dilakukan Israel. Hal itu ia sampaikan dalam momen ekspresi Solidaritas Afrika Selatan dan Palestina, di Palestinian Expo yang berlangsung di London, Sabtu (6/7).

    Menurut Zwelivelile, tindakan Israel membuat negara Yahudi menjadi sebuah diskriminasi yang bertentangan dengan undang-undang. “(Israel) menjadikan non-Yahudi sebagai warga negara kelas dua, menjadikan mereka orang asing di negeri kelahiran mereka,” jelas Zwelivelile dikutip dari Aljazeera.

    Pembentukan negara Yahudi, menurut Zwelivelile, merupakan tindakan apartheid yang dilakukan Israel yang diberi status konstitusional dan ekspresi oleh Hukum Negara-Bangsa.

    Baca juga :  Perguruan MA Putat Miliki Keunggulan

    Dukungan juga ditunjukkan negara Jepang dan Yordania. Dilansir dari Arab News, Palestina menyambut baik atas inisiasi yang dilakukan Kementerian Luar Negeri Jepang Taro Kono menyelesaikan konflik Israel-Palestina.

    “Jepang telah melakukan investasi pada pembangunan institusi Palestina dan melawan pendirian permukiman Israel,” terang panitia eksekutif sekretaris Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Saeb Erekat, dikutip dari Arab News.

    Yordania juga terus mengukuhkan dukungan terhadap Palestistina. Perdana Menteri Omar Razzaz mengatakan, Yordania tidak akan menerima kebijakan legitimasi yang mengabaikan pendirian negara Palestina.

    “Yordania tidak akan menerima persetujuan atau pun solusi yang tidak mengakhiri okupasi dan membuka independensi Palestina sejak 1967 dan mengakui Yerusalem Timur sebagai ibu kota,” terang Omar Razzaz, sebagaimana disampaikan Israel National News.[]

    104 total views, 2 views today

    Please follow and like us:

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial