Monday , 19 October 2020

UNMA Banten Menolak Dikaitkan dengan Paham Radikalisme Ekstrem dan Terorisme

  • 13 October, 2019  09:46:28 

  • Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten menolak keras dikait-kaitkan dengan paham radikalisme ektrem dan terorisme. Secara kelembagaan maupun perorangan, UNMA sama sekali tidak ada kaitannya dengan organisasi teroris. Seluruh materi pelajaran di UNMA Banten maupun di 2.000 sekolah dan madrasah Mathla’ul Anwar di seluruh Indonesia tidak ada sedikit pun yang mengajarkan paham radikalisme ektrem dan terorisme.

    Sekiranya aparat yang berwenang mendapatkan bukti sahih mengenai adanya keterlibatan guru, dosen, pegawai, mahasiswa atau sivitas akademika UNMA Banten yang terindikasi menganut paham radikal ekstrem yang mengarah kepada tindakan terorisme, silahkan diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. UNMA Banten tidak akan ragu-ragu untuk memberhentikan setiap dosen, staf, maupun mahasiswa yang terbukti menganut paham radikal ekstrem dan menganjurkan terorisme.

    Baca juga :  DIKTI: Jumlah Doktor Kita baru 31 ribu orang

    Peristiwa penusukan terhadap Menkopolhukam Jend TNI (Purn) Wiranto yang juga Ketua Dewan Penasehat Pengurus Besar Mathla’ul Anwar menunjukan bahwa masih ada warga masyarakat yang terpapar paham radikal ekstrem dan terorisme. UNMA Banten dan PB Mathla’ul Anwar telah menyatakan sikapnya mengutuk keras tindak kejahatan terhadap pejabat negara tersebut.

    Radikalisme yang menganjutkan perbuatan teror dan kekerasan bersenjata jelas bertentangan dengan ajaran agama dan nilai-nilai kemanusiaan universal, karena itu perlu dibasmi dan diberantas sampai ke akar-akarnya.

    Sebagai Kampus yang bernaung dibawah organisasi Mathla’ul Anwar dengan misi utama mencerdaskan kehidupan ummat, UNMA Banten akan terus memberikan pendidikan dan pencerahan kepada masyarakat mengenai bahaya paham radikal ekstrem ini. UNMA Banten senantiasa mengedepankan Islam yang Rahmatan lil Aalamin dan ajaran Ahlus-Sunnah wal Jamaah untuk membangun keharmonisan kehidupan baik sesama maupun antar umat.

    Baca juga :  Menyoal Ancaman Gerakan Terorisme dan Radikalisme, Bakesbangpol Rangkul Warga MA DKI Gelar Pelatihan Tingkatkan Kewaspadaan

    UNMA Banten membuka diri dan akan terus melakukan upaya penyadaran dan dakwah dalam rangka deradikalisasi bagi masyarakat yang terpapar paham radikal ekstrem. UNMA Banten yang saat ini mengasuh hampir 6.000 mahasiswa tersebar di 22 program studi dengan 200 dosen dan 120 staff dalam waktu dekat akan membentuk “Pusat Kajian Deradikalisasi” untuk lebih memahami dalam rangka mengantisipasi dan menangkal penyebaran paham radikal ektrem serta mendukung program-program deradikalisasi.

     192 total views,  2 views today

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial