Thursday , 26 November 2020

PCI-MA, Mufid: Menag Jenderal Bukan Kali Pertama dan Terbukti Berhasil

  • 26 October, 2019  09:12:20 

  • Pengurus PCI-MA dan IKAMA, Mufid Ansori

    Mathlaonline–Penunjukan Jenderal (Purn) Fachrul Razi sebagai Menteri Agama dalam Kabinet Indonesia Maju 2019 yang diumumkan langsung Presiden, pada (23/10), di Istana Negara, seharusnya diapresiasi oleh semua kalangan.

    Pengurus Pandu Cahaya Islam (PCI) Mathla’ul Anwar, Mufid Ansori, mengatakan bahwa mengingat posisi Menteri Agama yang diisi oleh Militer bukan kali ini saja. Sebelumnya ada Jenderal (Purn) H. Alamsjah Ratoe Prawiranegara yang sukses dengan penanaman nilai-nilai Pancasila di kalangan ulama dan Ormas Islam. Jenderal Alamsjah juga adalah Pembina ormas Islam Mathla’ul Anwar.

    “Kami mengapresiasi Jenderal Fachrul Razi sebagai Menag, Ini bukan pertama kali dari kalangan militer yang menjadi Menteri Agama. Dulu pernah ada Jendral Alamsjah Ratu Prawira negara yang mengisi posisi tersebut. Keduanya merupakan Pembina dan Anggota Majlis Amanah Ormas Islam Mathla’ul Anwar,” Tutur Mufid di Markas Besar Komando Pusat Pandu Cahaya Islam Mathla’ul Anwar, Banten. (24/10)

    Baca juga :  Korban Banjir Konawe Utara Keluhkan Kondisi Kesehatan

    Pengalaman dengan menteri-menteri Agama dari kalangan militer telah membuktikan adanya kesuksesan. Mereka mampu meredam aliran-aliran sesat serta menangkal masuknya paham komunisme dalam lingkungan Agama. Pada zaman Alamsyah, aliran-aliran sesat dan paham komunismen tersebut terus diawasi pergerakannya agar tidak menimbulkan potensi konflik yang merugikan bangsa dan negara.

    “Salah satu tugas yang diamanatkan kepada Jend Fachrul Razi adalah radikalisme, tentunya program deradikalisasi yang dilakukan harus dengan hati -hati jangan sampai kontraproduktif dengan tujuan utamanya yaitu menciptakan suasana berbangsa dan bernegara yang kondusif. Tentu untuk urusan ini pengalaman di bidang militer akan membantunya dalam leadership dan mobilisasi struktur yang ada di Kemenag dengan baik,” sambungnya.

    Baca juga :  Dirjen Bimas Islam Kemenag Buka Pelatihan Literasi Informasi bagi Generasi Milenial

    Untuk itu, mufid menegaskan, demi stabilitas keamanan dan bernegara, Pandu Cahaya Islam (PCI) MA dan IKAMA mendukung penuh setiap upaya yang dilukukan Menag bukan saja terkait radikalisme namun juga upaya pencegahan terhadap merebaknya ajaran-ajaran yang dapat menimbulkan konflik-konflik horisontal dalam beragama, serta terkait dengan tugas lainnya dalam bidang Ekonomi Umat, Industri Halal dan Haji.

    ” Tentunya masih banyak aspek yang perlu diperbaiki, misalnya Ekonomi Umat kita yang masih kalah dari negara-negara muslim lain padahal jumlah muslim terbesar di Dunia harusnya kita menjadi yang terdepan dalam Ekonomi, Industri halal dan pengelolaan Haji. Kami siap dukung penuh setiap upaya yang dilakukan Menag untuk kemaslahatan ummat, bangsa dan negara.” pungkasnya. (Gb)

     258 total views,  2 views today

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial