Saturday , 12 June 2021

Wisuda UNMA Ke-27, Waketum PBMA: Intelektualitas Sarjana Adalah Mutlak

  • 30 October, 2019  15:33:16 

  • Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, KH. Zaenal Abidin Syuja’i menghadiri dan memberikan sambutan dalam Wisuda Universitas Mathla’ul Anwar Banten ke-27 tahun 2019 di Hotel Wira Carita, Rabu (30/10/2019).

    KH. Zaenal Abidin Syuja’i mewakili Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar memberikan sambutan dihadapan 530 wisudawan dan wisudawati strata 1 (S1)dan strata 2 (S2) UNMA Banten.

    Seperti diketahui UNMA Banten telah memberikan sumbangsih intelektual, di Banten umumnya dan Pandeglang khususnya alumnus UNMA Banten banyak tersebar di instansi negeri maupun swasta. Kontribusi intelektual yang menjadi konsistensi UNMA Banten sejak berdirinya pada tahun 2000 telah menghasilkan ribuan sarjana yang turut dalam pembangunan sumber daya manusia di Banten.

    Baca juga :  Resmi Dilantik, Ketua BEM FKIP UNMA Harapkan Para Pengurus Baru Lebih Solid

    Dihadapan wisudawan dan wisudawati, KH Zaenal Abidin Syuja’i menyampaikan ucapan selamat atas raihan ratusan mahasiswa UNMA Banten yang telah menempuh jenjang perkuliahan.

    “Secara formal dengan diwisudanya para saudara adalah merupakan titik awal dan titik lanjut dalam memerankan diri. Optimalkan peran diri saudara untuk berkhidmat pada agama, masyarakat, bangsa, dan negara,” ucapnya.

    KH. Zaenal Abidin Syujai yang juga Ketua DKM Masjid Raya Al-Bantani menitipkan pesan agar para sarjana UNMA Banten berfikir jujur dan menjunjung nilai integritas.

    “Para sarjana harus berfikir jujur dan memiliki integritas, sarjana UNMA harus bisab berdikari dan mengembangkan ilmu pengetahuan. Jangan menjadikan ijazah sebagai alokasi atau alat untuk bekerja, para sarjana haru berorientasi pada penciptaan lapangan kerja,” sambutnya.

    Baca juga :  FAI UNMA Banten Gelar Sosialisasi Instrumen BAN PT

    Jika orientasi sarjana UNMA Banten adalah menciptakan lapangan pekerjaan maka angka pengangguran di Banten akan menurun, lanjutnya.
    Ia turut mengapresiasi kehadiran UNMA Banten yang secara kasat mata telah memberikan manfaat, mencerdaskan masyarakat, mencerdaskan bangsa.

    Ia berharap agar keberadaan UNMA Banten bukan hanya dinanti dari dahulu hingga kini, tapi keberdaannya dinanti hingga masa yang akan datang.

    Di akhir sambutan ia berujar agar para sarjana UNMA Banten tidak menggadaikan cara berfikirinya.

    “Intelektualitas sarjana adalah mutlak, sehingga dalam memahami dan bertindak akan bersandar pada rasionalitas intelektual. Para sarjana UNMA Banten harus memiliki sifat intelektual, tidak menggadaikan cara berfikirnya karena persoalan yang pragmatis,” tutupnya. (faiz)

     494 total views,  2 views today

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial