Tuesday , 31 March 2020

PENTINGNYA PENDIDIKAN BUDI PEKERTI

  • 20 March, 2020  06:46:09 

  • Oleh : Madais

    Keseharian anak didik, khususnya di sekolah, akan terkait erat dengan lingkungan yang ada.

    Adalah sangat ironis atau mungkin akan mustahil terwujud jika anak dituntut untuk berperilaku terpuji, sementara kehidupan di sekolah terlalu banyak elemen yang tercela.

    Anak akan menertawakan ketika dituntut berdisiplin jika para Guru dan karyawan menunjukkan perilaku tidak disiplin.

    Anak didik tidak akan mendengarkan ketika dituntut berlaku jujur jika mereka menyaksikan kecurangan yang merebak dalam kehidupan sekolah. Mereka tidak akan taat terhadap larangan untuk mengonsumsi narkoba jika di sekolah masih berseliweran penjualnya, apalagi jika ada Guru yang mengonsumsinya tetapi dibiarkan.

    Anak-anak akan menggunakan bahasa jorok jika mereka melihat sehari-hari Guru dan karyawan di sekolah berkata jorok.

    Baca juga :  Gandeng Trainer dari Singapura, MAGS Gelar Pelatihan Guru Internasional

    Mereka akan menganggap aneh ketika disuruh masuk kelas sebelum jam pelajaran, sementara mereka sering menyaksikan keterlambatan Guru dan karyawan.

    Mereka akan jengkel ketika disuruh belajar menabung, jika pada saat yang sama mereka menyaksikan bahwa uang tabungannya tidak jelas lari ke mana.

    Mereka tentu akan bingung ketika diperintah untuk rapih, sedangkan mereka menyaksikan kesemrawutan menghiasi sekolahnya.

    Mereka akan ngledek ketika diperintah untuk menjaga kebersihan, sementara dalam keseharian mereka menyaksikan kotoran menumpuk di sekolah.

    Masih banyak lagi kejanggalan-kejanggalan dan kesenjangan antara aturan dan norma dengan realitas yang dialami anak didik.

    Jika terjadi benturan atau kebalikan antara nilai-nilai terpuji yang diajarkan di kelas dengan parktik keseharian di sekolah yang tidak terpuji, anak didik justeru akan terukir perilaku jelek tadi.

    Baca juga :  Mahasiswa Ekis UNMA Banten Ikuti Investor Gathering MES Pandeglang

    Tepatlah ungkapan: *If we want our students to take moral education seriously, the school itself must be a moral institution”* (Jika kita menginginkan peserta didik kita mengambil pendidikan moral secara serius, maka sekolah itu sendiri [dalam kenyataannya] harus berupa lembaga yang bermoral).

    Allahu A’lam,

    Sumber Tulisan:

    A. Qodri A. Azizy, Pendidikan (Agama) Untuk Membangun Etika Sosial (Mendidik Anak Sukses Masa Depan: Etika Sosial), (Semarang: CV. Aneka Ilmu, 2003), cet. II, h. 110.

    # mds, 20-3-2020

    19 total views, 2 views today

    Please follow and like us:
    Tweet 20

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial