Thursday , 21 January 2021

Pernyataan Sikap Mathla’ul Anwar Atas Tragedi Penembakan 6 Anggota FPI

  • 09 December, 2020  00:54:29 

  • Pernyataan Sikap Mathla’ul Anwar Atas Tragedi Penembakan 6 Anggota FPI Pada 7 Desember 2020

    Bismillahirrahmaanirrahim.

    Mathla’ul Anwar sebagai salah satu elemen masyarakat sipil (civil society), merasa terpanggil secara moral keagamaan dan kebangsaan, serta terasa tidak elok jika membiarkan sesuatu yang tidak layak terhadap norma dan keadilan, terjadi di tengah masyarakat.

    Karenanya berkaitan dengan peristiwa penembakan 6 (enam) anggota Front Pembela Islam (FPI) yang sedang mengawal Pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab, pada Senin 07 Desember 2020 sekira pukul 00.30 WIB di Tol Cikampek, dengan ini Mathla’ul Anwar menyatakan sebagai berikut :

    “1. Sangat menyesalkan peristiwa tragis itu terjadi dan keprihatinan yang mendalam. Apalagi penembakan tersebut dilakukan oleh aparat penegak hukum sebelum ada keputusan pengadilan yang tetap. Seharunyanegara, sebagaimana tercantum dalam Bab 1 pasal 1 UUD 1945 berfungsi sebagai pelindung rakyat.

    Baca juga :  Menteri Agama Tinjau Pelaksanaan UN di MTsN 1 Serang

    2. Penembakan ini dikategorikan sebagai tindakan extra-judicial killing. .Dimana tindakan seperti ini dilarang keras dan melanggar Hak Asasi Manusia sebagaimana tercantum dalam UU no. 39 tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dan bertentangan dengan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945, juga bertentangan dengan ketentuan dalam hukum HAM internasional, sebagaimana termuat dalam deklarasi Universal Hak-hak Asasi Manusia serta Konvensi Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik (International Covenant on Civil and Political Right/ICCR) yang diratifikasi melalui UU Nomor 12 tahun 2005.

    3. Meminta kepada Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo, untuk membentuk tim independent yang terdiri tim gabungan yang kredibel dan punya integritas yang tinggi serta dapat menginvestigasi secara objektif, balance, transparan dan dapat dipertanggung-jawabkan.

    Baca juga :  Menggurat Senyum dari Rumah Bahagia

    4. Berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh upaya apa pun guna menjaga ketertiban dan keamanan bersama, demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sama-sama kita cintai.”

    Hadanallahu waiyyakum ilaa shiratil mustaqim.

    Jakarta, 8 Desember 2020 M/23Rabiul Akhir 1442 H.

    Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA)
    Sekretaris Jenderal
    H. Oke Setiadi, M.Sc.
    Ketua Umum
    KH. Ahmad Sadeli Karim, Lc.

     163 total views,  5 views today

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial