Sunday , 11 April 2021

Menarik Tuas

  • 26 February, 2021  10:21:22 

  • Oleh: Ade Mistawijaya S.H

    Menarik tuas yang penulis maksud adalah gerakan Mathla’ul Anwar sebagai lembaga yang berkonsentrasi pada bidang Dakwah, Pendidikan dan Sosial, untuk mengajak kelompok atau komunitas yang memiliki pemahaman yang cederung ke kiri dan cenderung ke kanan, untuk diajak ke tengah sebagai perwujudan dari Ummatan Washathan.

    Sehingga Mathla’ul Anwar tetap berdiri dengan tegak dalam rangka Fastabiqul Khoirot.

    Bagi Mathla’ul Anwar menarik tuas pemerintah yang cenderung ke kiri dan menarik tuas elemen masyarakat yang cenderung ke kanan untuk diarahkan ke tengah adalah tidak sulit, karena Mathla’ul Anwar adalah ormas yang tidak berafiliasi dengan kekuasaan, baik kepada pemerintah juga kepada partai politik.

    Dan Alhamdulillah Mathla’ul Anwar masih konsisten dengan 9 prinsip dasar yang ada didalam Khithah, dimana salah satu dari 9 prinsip dasar itu adalah; “Bersama membangun masyarakat dengan pemerintah”.

    Sikap kemandirian dan memiliki kepedulian adalah kelebihan Mathla’ul Anwar itu sendiri, karena dengan model sikap seperti ini Mathla’ul Anwar tidak akan di Judge sebagai ormas yang bekerja karena ada maunya atau ada kepentingan politik (Blessing in disguise).

    Baca juga :  Jelang Haji, Kemenag Persiapkan Layanan Maksimal

    Menarik tuas pemerintah yang cenderung ke kiri, pernah dilakukan Mathla’ul Anwar yaitu dengan melakukan protes keras ketika pemerintah yang sedang berupaya mengeluarkan RUU-HIP (Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila).

    Dimana surat protes ini di tandatangani oleh Ketua Umum PBMA KH. Sadeli Karim, Lc., dan Sekjend PBMA KH. Oke Setiadi, M.Sc.

    Juga Protes yang dilakukan oleh Alm. KH. DR. M. Irsad Juwaeli, MM. (Allahugfirlahu) sebagai Ketua Majelis Amanah. Dan protes ini membuahkan hasil. Dan pihak pemerintahpun tidak melanjutkan atau menghentikan RUU-HIP tersebut.

    Kedepan Mathla’ul Anwar tidak hanya sekedar protes, tapi harus masuk ke dalam, dan kedalam lagi. Agar memiliki peran sebagai pemangku kepentingan dari setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah, tidak sebagai pemilik kepentingan pribadi, tapi lebih kepada sebagai bentuk kepedulian akan masa depan negara dan nasib generasi bangsa.

    Baca juga :  Anggota Amirul Hajj: Alhamdulillah Pelaksanaan Ibadah Haji Lancar

    Demikian juga dengan langkah piawai nan elegant yang dilakukan oleh salah satu Tokoh Mathla’ul Anwar, meskipun ini rahasia, tapi saya sebutkan namanya KH. DR. Muhamad Zen, MM. yang telah berhasil menarik tuas yang cenderung ke kanan dari sebagian elemen masyarakat yang selama ini hampir selalu berseberangan dengan pemerintah, dan sudah dicap sebagai kelompok ektremis oleh sebagian masyarakat.

    Langkah konkrit semacam ini harus semakin intensif dan masif dilakukan oleh seluruh kader Mathla’ul Anwar sebagi bukti kepedulian dan kecintaan kepada Republik ini, dan langkah ini sejalan dengan tema Muktamar XX dan hari jadi yang ke-105 Mathla’ul Anwar “Menata Ummat, Merekat Bangsa”.

    Tarikan tuas ke kiri dan ke kanan akan selalu ada disetiap zaman, karena di setiap zaman ada orangnnya dan setiap orang ada zamannya. Karena Allah tidak menciptakan manusia pada zona aman, sebagaimana Firman Allah SWT; “Dan demikianlah kami jadikan tiap-tiap Nabi itu musuh, yaitu syetan-syetan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebagian mereka membisikan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia) (QS. Al-An’am, 112)’’.
    “Dan jika Allah menghendaki niscaya Dian menjadikan kamu satu umat (saja), tetapi Dia menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan Memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Tetapi kamu pasti akan ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan. (QS. An-Nahl, 93)”.

    Baca juga :  Kuliah Taman Pandu Cahaya Islalm dipadati warga MA

    Gerakan menarik tuas ini harus dilakukan oleh seluruh kader Mathla’ul Anwar secara konsisten dan masif, untuk memastikan kedepan bahwa “Mathla’ul Anwar tidak hanya sekedar menjadi magnet peradaban, tapi akan menjadi Centre Of The Change ” untuk Indonesia yang lebih maju.

    *Penulis merupakan kader Mathla’ul Anwar dan Anggota Badan Penanggulangan Ektremisme dan Terorisme (BPET) MUI Pusat

     195 total views,  5 views today

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial