Tuesday , 28 June 2022

WELCOME TO MATHLAUL ANWAR BOARDING SCHOOL (MABS): Character, Tahfidz, Language, ICT

  • 18 February, 2022  06:16:59 

  • Jakarta, 17 Februari 2022

    Penulis: Nur Mutakin

    Sepuluh tahun silam, Mathlaul Anwar Global School (MAGS) berdiri di Menes atas prakarsa Pengurus Besar Mathlaul Anwar. Dibawah nahkoda Kepala Sekolah Chusnul Mubaroq, MAGS sudah banyak menorehkan prestasi.

    Pelajaran sains dan bahasa menjadi unggulan sekolah. Kini sepuluh tahun kemudian Pengurus Besar Mathla’ul Anwar akan mengepakkan sayapnya mendirikan SMP dan SMA Mathlaul Anwar Boarding School (MABS) di Kecamatan Cimanuk Kabupaten Pandeglang Banten.

    Boarding school adalah sistem sekolah dengan asrama, dimana peserta didik dan juga para guru dan pengelola sekolah tinggal di asrama yang berada dalam lingkungan sekolah dalam kurun waktu tertentu. Dalam sistem pendidikan boarding school seluruh peserta didik wajib tinggal dalam satu asrama.

    Oleh karena itu, guru atau pendidik lebih mudah mengontrol perkembangan karakter peserta didik. Dalam kegiatan kurikuler, kokurikuler, ekstrakurikuler, baik di sekolah, asrama dan lingkungan masyarakat dipantau oleh guru-guru selama 24 jam.

    Kesesuaian system boarding-nya, terletak pada semua aktivitas siswa yang diprogramkan, diatur dan dijadwalkan dengan jelas. Sementara aturan kelembagaannya sarat dengan muatan nilai-nilai moral.

    Di Indonesia munculnya sekolah-sekolah berasrama (Boarding School) sejak pertengahan tahun 1990. Hal ini dilatarbelakangi oleh kondisi pendidikan Indonesia yang selama ini berlangsung dipandang belum memenuhi harapan yang ideal.

    Baca juga :  PBMA Kutuk Penusukan Terhadap Wiranto

    Pola pendidikannya lebih komprehensif holistik sehingga lebih memungkinkan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ideal untuk melahirkan orang-orang yang dapat membawa lokomotif dan pergerakan motor kehidupan sosial, politik, dan agama.

    Saat ini, banyak orang tua yang cenderung menyekolahkan anaknya pada sekolah yang berasrama. Alasanya adalah ingin anak-anaknya lebih mandiri dan terbentuk karakternya dengan lebih baik. Pesantren merupakan pilihan yang tepat.

    Menyikapi hal tersebut, maka Pengurus Besar Mathlaul Anwar, segera mengambil tindakan yang tepat, berencana merencanakan pondok pesantren di kecamatan Cimanuk kabupaten Pandeglang Provinsi Banten.

    Tanah seluas 11.000 m2 tersebut adalah wakaf dari ahli waris almarhum Dr. Ir. H. Muhammad Hudori, mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Komisaris JakPro dan juga sebagai kader Mathlaul Anwar.

    MoU wakaf telah ditanda tangani oleh Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, KH Embay Mulya Syarif dan Hj Hernawati (istri Ir Muhammad Hudori) pada saat Rakernas I PBMA di Hotel Le Semar Serang tanggal 11 dan 12 Februari 2022.

    Diatas tanah wakaf tersebut berdiri bangunan megah berupa vila dengan pemandangan indah gunung Karang dan gunung Pulosari. Tidak jauh dari lokasi terdapat tempat wisata, yaitu Pemandian Cikoromoy dan Wisata Batu Quran.

    Baca juga :  Amankan dan Produktifkan Aset Wakaf, Badan Wakaf Indonesia Gelar Rapat Koordinasi Nasional

    Menindak lanjuti MoU tersebut, pada tanggal 13 Februari 2022, atas inisiatif Ketua Bidang II Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, Muhammad Zen, membentuk kepanitiaan dengan berbagai divisi, sebagai persiapan terwujudnya Mathlaul Anwar Boarding School (MABS).

    Untuk lebih memantapkan program panitia kerja, maka pada tanggal 16 Februari 2022, Hj Hernawati, istri saya Dr Ir Muhammad Hudori mengundang beberapa kader Mathlaul Anwar untuk diskusi di kediaman beliau di Perumahan Gedong Condet Pasar Rebo.

    Hadir pada pertemuan tersebut, Jihaddudin (Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Mathla’ul Anwar), Muhammad Zen (Ketua Bidang II PBMA), Andi Gunawan (Sekretaris Bidang II PBMA), Nur Mutakin (Ketua Dept Konten & Publikasi PBMA) dan Neneng Siti Solihah ( Sekretaris Jenderal Muslimat Mathlaul Anwar).

    Pada kesempatan itu, Jihaddudin menyampaikan amanat Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar agar segera menyusun proposal Mathlaul Anwar Boarding School (MABS) dan segera ditindak lanjuti.

    Pada sesi diskusi tersebut, salah satu kader Mathlaul Anwar, Andi Gunawan, dengan segudang pengalaman mengelola Global School dan Boarding School mempresentasikan rencana pendirian Mathlaul Anwar Boarding School (MABS).

    Baca juga :  Musllimat MA Ikut Aksi 505

    Ia mengutarakan bahwa salah satu nilai tambah Mathlaul Anwar Boarding School (MABS) adalah penguasaan Tahfidz dan IT untuk para santrinya.

    Lebih lanjut Andi memaparkan, bahwa target lulusan Mathlaul Anwar Boarding School adalah terbentukul karimah (riyadhoh, mujahadah), membaca dan menghafal quran (program tahfidz khusus), bahasa internasional (Inggris, Arab) & IT Literate (programing, web design, graphic design). ). Perbandingan kurikulum adalah 30-40% Learning dan 60-70% Character Building (pengasuhan).

    Target pada pertengahan tahun 2023 sudah dimulai pembangun gedung. Sambil menunggu pembangunan, Hj Hernawati dan dikuatkan oleh Neneng Solihah mengusulkan agar bangunan vila yang sudah ada digunakan dulu untuk Rumah Tahfidz dan kegiatan Majlis Taklim masyarakat sekitar, agar syiar pendidikan dan dakwah mulai terasa di tempat-tempat tersebut.

    Program Rumah Tahfidz adalah para santri yang tinggal di asrama, dengan tujuan agar lebih fokus belajar. Untuk sementara, maksimal hanya bisa menampung 20 santri. Sedangkan untuk Majlis Taklim akan diselenggarakan satu bulan sekali.

    Diharapkan ibu-ibu dan remaja puteri sekitarnya dapat mengikuti kegiatan tersebut, bersama-sama dengan pengurus dan anggota Muslimat Mathlaul Anwar.***

     186 total views,  6 views today

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial