Saturday , 3 December 2022

Mathla’ul Anwar Minta Pelaksanaan Pemilu Aman, Tenang, Lancar, Sukses dan Teduh

  • 29 October, 2022  20:03:39 

  • Pekanbaru — Ketua Umum Pengurus Besar Mathlaul Anwar KH Embay Mulya Syarief meminta agar pelaksanan Pemilu 2024 berjalan aman tenang, lancar, sukses dan teduh. “Tidak ada gaduh, tidak ada saling hujat, tidak ada saling caci maki seperti pernah terjadi pada 2019”, tegas Embay.

    Hal tersebut disampaikan Embay di Pekanbaru Riau saat memberi sambutan dalam acara “Silaturahim Lintas Tokoh” yang digelar Pengurus Wilayah Mathla’ul Anwar Provinsi Riau di Pekanbaru, Sabtu (29/10).

    Menurut Embay, dalam Islam ada kaidah bawah seorang muslim itu, terikat dengan kesepakatan (al muslimuun ‘ala syurutihim).

    Indonesia yang terdiri lebih dari 17 ribu pulau, lebih dari 700 bahasa daerah, ribuan suku, beda agama dan beda budaya, “tapi bisa bersatu karena punya kesepakatan, yaitu Pancasila”, tegas Embay.

    Baca juga :  PBMA Mendukung Pendirian Lembaga Pemeriksa Halal (LPH)

    Sila keempat Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, jelas menyebut adanya musyawarah. Sementara kita tahu bahwa musyawarah itu adalah perintah agama (wasaawirhum fil amr). Kita sudah bermusyawarah, sudah memilih wakil, memilih pemimpin, dan wakil rakyat di DPR sesuai hasil pilihan masing-masing.

    Embay mengajak semua lapisan masyarakat menjaga kesepakatan ini, karena dalam Islam menjaga kesepakatan hukumnya wajib. “Jagalah kesepakatan, dan dalam menjalankan kesepakatan jangan sampai ada pelanggaran”, tegasnya.

    Embay juga mengajak warga Mathla’ul Anwar dari beberapa provinsi lain yang turut hadir seperti Banten, Lampung, dan Jawa Barat untuk menjaga pemilu mendatang jangan sampai ada yang membuat kekacauan, atau golput. “Karena golput itu sia-sia, mubazir”. Kata Embay.

    Baca juga :  Hukum di Indonesia

    Para pendiri negeri ketika merumuskan UUD 45 tegas mengatakan bahwa kemerdekaan terjadi karena “atas berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa. Menurut Embay banyak negara yang terpecah karena tidak memiliki kesepakatan. Pemilu adalah menjaga kesepakatan agar tetap menjadi bangsa yang berjalan sebaik baiknya seperti sudah dirumuskan oleh para pendahulu.

    Menurut Embay, para pembuat kesepakatan adalah para pendahulu yang sudah tidak ada, sehingga kita tidak bisa mengubah kesepakatan itu. Kesepakatan hanya bisa diubah oleh para pembuatnya.

    Disisin lain Embay juga mengatakan bahwa Mathla’ul Anwar adalah Ormas Islam terbesar ketiga di Indonesia yang didirikan tahun 1916, bergerak dalam bidang Pendidikan, dakwah dan sosial. Pendidikan dalam pengertian yang luas, termasuk juga pendidikan politik.

    Baca juga :  Ajak Masyarakat Akselerasi Kedermawanan:Ratusan Orang Hadir dalam Launching Program Ramadhan ACT 2019

    Embay berharap agar pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan aman, lancar, tentram dan tidak ada keributan (*Zetha).

     90 total views,  4 views today

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial