Saturday , 3 December 2022

PBMA bersama UNMA Banten dan Indonesia Power Adakan Seminar Nasional Pupuk Limbah Industri

  • 23 November, 2022  19:46:03 

  • Pandeglang,

    Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) bekerja sama dengan Universitas Mathla’ul Anwar Banten dan PT Indonesia Power PLTU Banten 2 Labuan mengadakan Seminar Nasional dengan tajuk “Peran Pupuk Organik dari Limbah Industri untuk Percepatan Kedaulatan Pangan Nasional” di GSG KH Irsyad Djuwaeli UNMA Banten. Selasa (22/11/22).

    Hadir dalam pembukaan kegiatan Ketua Umum PBMA KH Embay Mulya Syarief, Pj Sekda Banten Tranggono, Vice President Indonesia Power I Gan Wardiana Yasa, GM PLTU Banten 2 Labuan, GM PLTU Lontar, GM PLTU Suryalaya, Waketum PBMA Babay Sujawandi, Sekjen PBMA Jihaduddin dan Rektor UNMA Banten Syibli Sarjaya.

    Para pembicara dalam Seminar Nasional tersebut dari berbagai kalangan, Ir Mindo Sianipar Anggota Komisi IV DPR RI, Minar Surbakti Praktisi Pertanian, Dr. Agus M Tauchid Kadistan Prov Banten, dan Prof Agung Sugondo Praktisi Pertanian Zero Residu.

    Baca juga :  Berikut 200 Mubaligh Rekomendasi Kemenag

    Seminar nasional tersebut diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari akademisi, mahasiswa, petani penerima manfaat pupuk FABA dan para praktisi di bidang pertanian.

    Kelanjutan Kerja Sama PBMA – Indonesia Power

    Ketua Umum PBMA KH Embay Mulya Syarief mengatakan bahwa seminar nasional ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama antara PBMA dengan Indonesia Power di bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.

    “Kerjasama dengan Indonesia Power ini merupakan komtimen PBMA melakukan pemberdayaan terhadap warganya,” katanya.

    Limbah batu bara bisa dijadikan pupuk, bisa meningkatkan dan mempercepat pertumbuhan dan menambah produktifitas. Meningkatkan produksi sampai 15 persen. Sambung Embay,

    Indonesia Power berhasil mengubah material abu sisa pembakaran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) atau Fly Ash Bottom Ash (FABA) menjadi pupuk NPK organik. Salahsatunya dilakukan oleh PLTU Banten 2 Labuan.

    Baca juga :  Mathla’ul Anwar Gelorakan Islam Rahmatan Lil ’Alamin

    Untuk menjadi pupuk, FABA diolah dengan teknologi mikroba yang mengubah FABA menjadi pupuk NPK organik. Teknologi ini merupakan teknologi tepat guna yang dapat diterapkan sebagai perwujudan metode ekonomi sirkular secara nyata.

    Vice President Indonesia Power I Gan Wardiana Yasa mengatakan bahwa peluang pemanfaatan FABA banyak sekali. Bisa menjadi bahan baku infrastuktur maupun menjadi pupuk organik untuk pertanian maupun perkebunan.***

     

     34 total views,  4 views today

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.

    Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial